Sumbawa, SelarasNews.id – Kopi menjadi salah satu komoditas pertanian yang menunjukkan potensi kuat di Kabupaten Sumbawa. Kepala Bappeda Sumbawa, Dedi Heriwibowo, menyebut bahwa kopi Sumbawa berkontribusi 42,27 persen terhadap produksi kopi di Nusa Tenggara Barat (NTB). “Ini salah satu potensi sumber daya alam terbarukan yang ada di daerah kita,” ujar Dedi pekan kemarin.
Pada hasil Interview bersama media SelarasNews.id, Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedi Heriwibowo membicarakan beberapa program strategis yang dijalani oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa, mulai dari Penurunan Stunting, Penguatan Ekonomi, hingga Akselerasi Kawasan Samota.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar rangkaian kegiatan yang memadukan peluncuran Gerakan Penanaman Pohon dengan penguatan ekosistem inovasi melalui Seminar Innovation Hub dan pengumuman pemenang LIDA 2025. Kegiatan ini menjadi momentum kolaborasi lintas sektor untuk mendorong pembangunan daerah yang hijau, inovatif, dan berdaya saing.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Koordinasi Infrastruktur 2025 sekaligus meluncurkan Program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT). Kegiatan ini mengusung tema “Sinkronisasi Pembangunan Berkelanjutan” sebagai upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor demi pembangunan daerah yang lebih terarah dan berkelanjutan.