SIPD merupakan jaringan yang mengumpulkan data secara terpadu di daerah dan pusat dengan menggunakan teknologi informasi, sebagai dukungan dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan daerah
Sebagaimana telah diamanatkan dalam Pasal 274 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah bahwa Perencanaan Pembangunan Daerah didasarkan pada data dan informasi yang dikelola dalam Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD). Data/informasi merupakan salah satu bahan evaluasi pelaksanaan perencanaan pembangunan daerah serta bahan penentu/perumusan kebijakan dan perencanaan pembangunan daerah, karena pada saat ini data-data pembangunan dipandang belum lengkap sehingga diperlukan suatu upaya untuk melengkapi dan senantiasa untuk memperbaruinya dengan pengumpulan data secara bertahap dengan mekanisme merubah dari pola secara manual ke pola elektronik.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sumbawa melalui Bidang Penelitian Pengembangan dan Evaluasi Perencanaan Pembangunan Daerah mengadakan acara Rapat Koordinasi kegiatan Pengelolaan SIPD yang dilaksanakan di Aula Bappeda Kabupaten Sumbawa (04/09/2019). Pada Kegiatan terbut di hadiri oleh Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Sekretaris Bappeda Kabupaten Sumbawa dan Kepala Bidang dan Kepala Sub bidang teknis pada Beppeda Sumbawa serta Perangkat Daerah terkait dengan peninputan data pada SIPD.
Pada acara tersebut di hajatkan kepada Perangkat Daerah untuk menginput data yang di sajikan pada aplikasi SIPD berikut cara penginputannya. Manfaat Bagi Prov/Kab/Kota adalah SIPD menyediakan data dan informasi yang akurat dan terbaru untuk perencanaan pembangunan daerah, agi Kemendagri: SIPD menjadi sistem penunjang pelaksanaan Tusi Kemendagri dalam pengendalian dan penyerasian pembangunan daerah, bagi K/L: SIPD menjadi Gerbang data dan informasi pembangunan daerah, masyarakat: SIPD merupakan akses data dan informasi untuk berbagai kepentingan.
Program Pemerintah Sumbawa, Pembangunan, Bukti Nyata Pembangunan
Workshop Demplot Agroforestri Program CERAH di Sumbawa resmi dibuka dengan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat. Hari pertama diisi dengan diskusi inspiratif tentang konsep IAD Sumbawa, praktik agroforestri untuk menjaga DAS, serta pentingnya melibatkan perempuan dan generasi muda dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan ekonomi daerah.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. dan Drs. H. Mohamad Ansori terus menunjukkan komitmen dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Hingga Juni 2026, berbagai program unggulan telah berjalan dan memberikan manfaat nyata, mulai dari pembangunan infrastruktur irigasi dan jalan, peningkatan pendapatan daerah, penciptaan tenaga kerja unggul, penguatan UMKM dan investasi, perlindungan sosial pekerja rentan, pemberian insentif bagi tokoh agama, hingga dukungan pendidikan melalui Kartu Sumbawa Pintar (KSP). Berbagai capaian tersebut merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan visi besar βSumbawa Unggul, Maju dan Sejahteraβ, melalui pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.