PPD merupakan kegiatan rutin dari Kementerian PPN/Bappenas sejak Tahun 2012 yang sebelumnya bernama Anugerah Pangripta Nusantara kepada Pemerintah Daerah dengan perencanaan pembangunan terbaik. Sejak Tahun 2018, penghargaan tersebut berubah nama menjadi Penghargaan Pembangunan Daerah, yang proses penilaiannya lebih komprehensif dengan tidak hanya mempertimbangkan unsur perencanaan, namun juga pencapaian pembangunan daerah.
Tujuan penilaian ini adalah agar dokumen perencanaan pembangunan daerah lebih berkualitas, artinya perencanaan yang dilaksanakan dapat aplikatif sesuai dengan kaidah peraturan perundang-undangan yang berlaku. Aspek kualitas dokumen RKPD ini juga dinilai keterkaitan antara dokumen perencanaan lain seperti RKP Nasional dan RPJMD Kabupaten/Kota yang sudah ditetapkan serta dokumen lain yang relevan. Selain itu, konsistensi antar bab dalam dokumen serta kelengkapan, kedalaman dan keterukuran perencanaan dalam dokumen juga perlu diperhatikan dalam peningkatan kualitas dokumen RKPD.
Kabupaten Sumbawa mengikuti penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2020, di aula Bappeda Kabupaten Sumbawa, Rabu (12/2).
Pada penilaian kali ini, Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa. Ir H. Junaidi. MSi mempresentasikan RKPD Kabupaten Sumbawa serta hasil capaian tahun sebelumnya di hadapan tim penilai, yang juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Syamsul Fikri S.Ag M.Si dan Perwakilan dari Dewan Riset Daerah (DRD) Kabupaten Sumbawa, Beberapa BUMDes di Kabupaten Sumbawa dan Camat serta beberapa Kepala OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa.
PPD 2020 ini mencakup penilaian atas dokumen Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD), proses penyusunan RKPD, pencapaian pelaksanaan dokumen RKPD dan inovasi yang dikembangkan serta penilaian khusus terkait pelaksanaan pembangunan di daerah. Hasil Penilaian ini akan menentukan Kabupaten dan Kota yang terbaik di tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat dan menjadi utusan provinsi untuk penilaian tahap selanjutnya di tingkat Nasional. Hasil akhir PPD 2020 akan diumumkan pada pelaksanaan Musrenbang Tahun 2020 baik di tingkat Provinsi maupun tingkat Nasional.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar rangkaian kegiatan yang memadukan peluncuran Gerakan Penanaman Pohon dengan penguatan ekosistem inovasi melalui Seminar Innovation Hub dan pengumuman pemenang LIDA 2025. Kegiatan ini menjadi momentum kolaborasi lintas sektor untuk mendorong pembangunan daerah yang hijau, inovatif, dan berdaya saing.
Pada hasil Interview bersama media SelarasNews.id, Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedi Heriwibowo membicarakan beberapa program strategis yang dijalani oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa, mulai dari Penurunan Stunting, Penguatan Ekonomi, hingga Akselerasi Kawasan Samota.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Koordinasi Infrastruktur 2025 sekaligus meluncurkan Program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT). Kegiatan ini mengusung tema โSinkronisasi Pembangunan Berkelanjutanโ sebagai upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor demi pembangunan daerah yang lebih terarah dan berkelanjutan.