BERITA

Rencana Penanaman Mangrove bersama PT. Sumitomo dan PT. GSI di Desa Pulau Bungin Kecamatan Alas serta persiapan Kegiatan Interview Kepala Daerah Sumbawa

Minggu, 09 Oktober 2022   eve   393  
Sebagai hasil tindak lanjut atas kunjungan ke Kabupaten Sumbawa pada bulan Januari lalu, perwakilan PT. Sumitomo dan PT. Gas Strategis Indonesia (GSI) kembali melakukan kunjungan ke Kabupaten Sumbawa dalam rangka koordinasi percepatan kegiatan investasi yang dirangkaikan dengan kegiatan penanaman mangrove bersama Kepala Daerah di Desa Pulau Bungin Kecamatan Alas. Dalam rapat koordinasi yang diselenggarakan pada tanggal 5 Oktober 2022 bertempat di aula Bappeda Kabupaten Sumbawa, Kepala Bidang Infrastruktur & Kewilayahan BAPPEDA Kabupaten Sumbawa, Wahyu Indrajaya, ST., menjelaskan  bahwa  kegiatan  penanaman mangrove  ini  merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama PT. Sumitomo dan PT. GSI terhadap kelestarian lingkungan, terutama ekosistem pantai di wilayah pesisir.
 
 

Pemilihan Desa Pulau Bungin sebagai lokasi penanaman mangrove bertujuan untuk menguatkan statement Kabupaten Sumbawa terkait dengan Usulan Pembangunan Jalan Lingkar Utara Alas kepada Pemerintah Provinsi NTB serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Selain itu Kepala Desa Pulau Bungin menanggapi bahwa pemilihan desa pulau bungin sebagai lokasi penanaman mangrove dirasa tepat karena pada tahun ini juga akan diadakan “Bungin Cross” yang merupakan ajang olahraga renang sepanjang 3 km untuk menaikkan kembali popularitas Desa Pulau Bungin sebagai Pulau Terpadat di Dunia. Adapun rencana penanaman mangrove ini dilaksanakan di area seluas 10 ha dari “ai tawar” hingga ke “lawang desa” Pulau Bungin dan diharapkan kepada Dinas Lingkungan Hidup untuk melakukan koordinasi penjadwalan kegiatan kepada Perwakilan PT. Sumitomo dan PT. GSI agar mempermudah Protokol Kepala Daerah dari dan menuju lokasi kegiatan.

Selain itu, dalam rapat koordinasi yang juga dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Lalu Suharmaji K., ST., MT., ini ditetapkan bahwa liputan kegiatan Tagging Hiu Paus di Desa Labuhan Jambu, Kecamatan Tarano dan wawancana eksklusif Kepala Daerah Sumbawa dalam Program TV jaringan CNN Indonesia, Insight With Desi Anwar akan dilaksanakan pada tanggal 30 dan 31 Oktober 2022. Kedua tanggal ini dipilih setelah terselenggaranya Kegiatan Budaya “Musakara Rea” Lembaga Adat Tana Samawa (LATS) pada tanggal 29 Oktober 2022. “Musakara Rea” LATS merupakan salah satu agenda Kabupaten Sumbawa bersama pemerhati budaya. Adapun terkait dengan permasalahan nasional yang terjadi di Kabupaten Sumbawa yaitu tentang penanganan COVID-19 maupun Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) akan dikoordinasikan kepada Organisasi Perangkat Daerah teknis untuk dapat menyiapkan beberapa bahan pemaparan mengingat kedua isu tersebut merupakan permasalahan yang terjadi secara nasional.

  • Share on :

  • Berita Lainnya
  • Sumbawa Hijau Lestari Dimulai, Inovasi Daerah Didorong Jadi Penggerak Pembangunan

    Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar rangkaian kegiatan yang memadukan peluncuran Gerakan Penanaman Pohon dengan penguatan ekosistem inovasi melalui Seminar Innovation Hub dan pengumuman pemenang LIDA 2025. Kegiatan ini menjadi momentum kolaborasi lintas sektor untuk mendorong pembangunan daerah yang hijau, inovatif, dan berdaya saing.

    Pemkab Sumbawa Perkuat Program Pembangunan Terpadu: Penurunan Stunting, Penguatan Ekonomi, dan Akselerasi Kawasan Samota

    Pada hasil Interview bersama media SelarasNews.id, Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedi Heriwibowo membicarakan beberapa program strategis yang dijalani oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa, mulai dari Penurunan Stunting, Penguatan Ekonomi, hingga Akselerasi Kawasan Samota.

    Sumbawa Gelar Rapat Koordinasi Infrastruktur 2025 dan Launching Program LLTT dengan Tema Sinkronisasi Pembangunan Berkelanjutan

    Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Koordinasi Infrastruktur 2025 sekaligus meluncurkan Program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT). Kegiatan ini mengusung tema โ€œSinkronisasi Pembangunan Berkelanjutanโ€ sebagai upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor demi pembangunan daerah yang lebih terarah dan berkelanjutan.