301

Moved Permanently

The document has been permanently moved.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Gelar Musrenbang Tematik: Perkuat Tata Kelola Lahan dan Air untuk Adaptasi Perubahan Iklim | Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah

BERITA

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Gelar Musrenbang Tematik: Perkuat Tata Kelola Lahan dan Air untuk Adaptasi Perubahan Iklim

Jumat, 13 Maret 2026   adt   96  

Sumbawa – Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkolaborasi dengan Plan Indonesia menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik bertajuk “Pengelolaan Lahan Berkelanjutan dan Sumber Daya Air Terpadu untuk Adaptasi Perubahan Iklim” pada Kamis, 12 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam merespons tantangan serius terkait degradasi hutan dan kerusakan daerah aliran sungai (DAS) yang semakin mengkhawatirkan.

Kepala BAPPERIDA Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heriwibowo, S.Si., M.Si., menekankan pentingnya evaluasi mendalam terhadap pengelolaan sumber daya alam. Ia mengungkapkan bahwa laju eksploitasi lahan saat ini jauh melampaui upaya konservasi, sehingga berdampak pada menurunnya daya dukung DAS dan meningkatnya risiko bencana seperti banjir dan kekeringan.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berencana mendorong pembentukan satuan tugas khusus untuk mencegah kerusakan hutan lebih lanjut. Upaya tersebut akan diintegrasikan dalam program prioritas Sumbawa Hijau Lestari. “Melalui Musrenbang Tematik ini, pemerintah berkomitmen mengidentifikasi titik-titik degradasi lahan secara komprehensif guna memperkuat ketahanan hidrologis dalam menghadapi ancaman banjir maupun kekeringan ekstrem,” ujar Dedy.

Sementara itu, Direktur Program Plan Indonesia, Ida Ngurah, menekankan pentingnya sinergi antara Program CERAH (Cerdas Kelola Air dan Lahan untuk Keberlanjutan) yang dijalankan oleh Plan Indonesia dengan dukungan ANCP-DFAT, dan Program Sumbawa Hijau Lestari yang menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang. “Melalui kerja sama ini, kami berharap anak-anak di Sumbawa dapat tumbuh dan berkembang di lingkungan yang mendukung pemenuhan kebutuhan dasar serta masa depan mereka,” ujarnya.

Musrenbang tematik ini menghadirkan diskusi panel serta pembahasan kelompok yang berfokus pada lima isu utama, yakni perlindungan hutan dan mata air serta restorasi lahan kritis, pengurangan risiko bencana hidrologi, pendayagunaan air untuk kebutuhan domestik seperti air minum dan sanitasi lingkungan, pemanfaatan air untuk sektor ekonomi seperti pertanian, perikanan, dan industri, serta pemberdayaan masyarakat melalui edukasi dan implementasi agroforestri.

Sebagai solusi dalam transformasi pengelolaan lahan, pemerintah mendorong penerapan sistem agroforestri yang mampu menjaga vegetasi permanen sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi petani. Selain itu, koordinasi lintas sektor antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga diperkuat untuk memastikan kebijakan pengelolaan sumber daya alam berjalan selaras tanpa tumpang tindih.

Penyelenggaraan Musrenbang Tematik ini juga menegaskan pentingnya paradigma pembangunan yang inklusif. Keterlibatan aktif kelompok perempuan, penyandang disabilitas, dan generasi muda dipandang sebagai kunci untuk memastikan setiap kebijakan—mulai dari akses sanitasi hingga pemberdayaan ekonomi—dapat menjawab kebutuhan spesifik masyarakat. Melalui partisipasi berbagai kelompok tersebut, diharapkan lahir inovasi tata kelola yang lebih responsif terhadap isu sosial dan lingkungan, demi mewujudkan Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera secara berkelanjutan.

  • Share on :

  • Berita Lainnya
  • Percepat Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem, Kabupaten Sumbawa Luncurkan Inovasi GEMA PANGAN DAN HERBAL

    Rapat Koordinasi Studi Strategi Penanggulangan Kemiskinan Melalui Pemanfaatan Pekarangan di Kabupaten Sumbawa yang dilaksanakan pada Selasa 9 Juni 2026 di Aula Bapperida Kab. Sumbawa.

    Sosialisasi Pembangunan SPAM Beringin Sila dan Marenteh Tahun 2026

    Sosialisasi proyek SPAM Berinsila dan Aite di Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmen pemerintah dalam memperluas layanan air minum melalui pendanaan APBN dengan cakupan teknis yang mencakup rehabilitasi pipa, perluasan jaringan distribusi, serta penambahan sambungan rumah. Bupati Sumbawa menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak untuk memastikan mutu, ketepatan waktu, dan keberlanjutan layanan, sementara Bapperida menegaskan perlunya pengawasan rutin agar manfaat proyek benar-benar dirasakan masyarakat.

    Pemanfaatan DTSEN untuk Penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana

    Workshop Pemanfaatan DTSEN Kabupaten Sumbawa pada 29–30 April 2026 menegaskan pentingnya data terpadu sebagai dasar perencanaan pembangunan berbasis bukti, dengan fokus pada pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Layanan Dasar.