Wakil Bupati Sumbawa Hj. Dewi Noviany SPd MPd, menerima penghargaan penilaian Kinerja 8 Aksi Konvergensi Penurunan stunting Regional II sebagai terbaik 1 se-NTB. Penghargaan ini diserahkan oleh Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah II Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri dalam acara Workshop Penguatan Pelaksanaan Percepatan Penurunan Stunting di Denpasar, Bali. Acara yang bertempat di Hotel Prime Plaza Sanur Denpasar pada tanggal 30 Agustus hingga 1 September 2022 ini dihadiri oleh pejabat dari kementerian Dalam Negeri (Mendagri) dan juga Gubernur, Bupati, Walikota se-Indonesia.

Wakil Bupati bersama Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa yang diwakili oleh Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Yuni Ilmi Kurniati, S. STP M.Si menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu pencegahan dan penanganan Stunting di Kabupaten Sumbawa sehingga Kabupaten Sumbawa dapat meraih penghargaan terbaik 1 Se NTB. "Oleh karena berkat kerja ikhlas dan komitmen Pemerintah Daerah untuk sering melakukan penyuluhan bersama dinas terkait seperti Bappeda, Dinas Kesehatan, DPMPD, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( DP2KBP2A), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian, Dinas Pertanian, Dinas Kelautan dan Perikanan, Kecamatan, Desa dan Semua OPD lainnya yang terkait secara langsung, PKK Kabupaten hingga ke Dusun, kita sampai pada capaian terbaik tahun ini ( Terbaik 1_Red,)” Urainya.
Wakil Bupati Sumbawa juga menyebutkan, Kabupaten Sumbawa dalam prevalensi stunting 2021 berdasarkan hasil Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM) Kabupaten Sumbawa berhasil menurunkan stunting pada angka 8.39 % sementara target Nasional dan juga target NTB di tahun 2024 stunting pada posisi 14%. Selama workshop berlangsung ditekankan untuk melakukan penguatan upaya konvergensi dengan melibatkan semua pihak baik OPD terkait, Kementerian Agama, Perguruan Tinggi, Kecamatan, Aparatur dan peran desa, Kader Pembangunan Manusia dalam setiap tahapan aksinya, mulai dari analisa situasi, rencana kegiatan, rembuk stunting, Perbup/perwali tentang peran Desa, Kecamatan, Kader Pembangunan Manusia, Manajemen Data, Pengukuran dan Publikasi serta review kinerja tahunan.

Terakhir Hj. Dewi Noviany mengatakan “Generasi kita selanjutnya tergantung dari kebijakan yang kita programkan dan hasilkan hari ini. Kegiatan kita ini guna mempersiapkan generasi yang berkualitas untuk melanjutkan apa yang kita pondasikan hari ini, Selain itu strategi penting adalah adanya komitmen dan visi Pimpinan Daerah untuk berikhtiar menuntaskan stunting dengan kolaborasi semua pihak dan best practice yang ada serta melalui kegiatan lintas sektor dalam inovasi Tuntun geras sumbawaku tuntaskan stunting menuju generasi sumbawa yang berkualitas menuju Sumbawa Gemilang yang berkeadaban”.
Sumber: https://amarmedia.co.id/wakil-bupati-sumbawa-terima-piagam-penghargaan-terbaik-1-tingkat-provinsi-ntb-penanganan-stunting-dari-kemendagri
Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama Plan Indonesia menyelenggarakan Musrenbang Tematik untuk memperkuat pengelolaan lahan berkelanjutan dan sumber daya air terpadu sebagai upaya meningkatkan ketahanan lingkungan serta adaptasi terhadap perubahan iklim melalui kolaborasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat.
Sumbawa, SelarasNews.id – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heriwibowo, memaparkan capaian satu tahun masa pemerintahan Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot dan Wakil Bupati Sumbawa, Mohamad Ansori. Ia menyampaikan janji politik yang tertuang dalam 12 program unggulan telah masuk ke dalam dokumen perencanaan resmi dan sebagian besar telah mulai terlaksana bahan sudah cukup banyak yang terealisasi.
Sumbawa, SelarasNews.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumbawa terus memacu akselerasi program penguatan gizi masyarakat melalui penyediaan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) atau yang dikenal dengan Dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah strategis ini dilakukan guna memastikan terpenuhinya kebutuhan nutrisi bagi ratusan ribu warga di Tanah Intan Bulaeng.