BERITA

Penghargaan Terbaik 1 se-NTB untuk Kabupaten Sumbawa dalam Aksi Pencegahan dan Penanganan Stunting

Selasa, 30 Agustus 2022   eve   408  

Wakil Bupati Sumbawa Hj. Dewi Noviany SPd MPd, menerima penghargaan penilaian Kinerja 8 Aksi Konvergensi Penurunan stunting Regional II sebagai terbaik 1 se-NTB. Penghargaan ini diserahkan oleh Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah II Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri dalam acara Workshop Penguatan Pelaksanaan Percepatan Penurunan Stunting di Denpasar, Bali. Acara yang bertempat di Hotel Prime Plaza Sanur Denpasar pada tanggal 30 Agustus hingga 1 September 2022 ini dihadiri oleh pejabat dari kementerian Dalam Negeri (Mendagri) dan juga Gubernur, Bupati, Walikota se-Indonesia.

Wakil Bupati bersama Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa yang diwakili oleh Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Yuni Ilmi Kurniati, S. STP  M.Si menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu pencegahan dan penanganan Stunting di Kabupaten Sumbawa sehingga Kabupaten Sumbawa dapat meraih penghargaan terbaik 1 Se NTB. "Oleh karena berkat kerja ikhlas dan komitmen Pemerintah Daerah untuk sering melakukan penyuluhan bersama dinas terkait seperti Bappeda, Dinas Kesehatan, DPMPD, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( DP2KBP2A), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian,  Dinas Pertanian, Dinas Kelautan dan Perikanan, Kecamatan, Desa  dan Semua OPD lainnya yang terkait secara langsung, PKK Kabupaten hingga ke Dusun, kita sampai pada capaian terbaik tahun ini ( Terbaik 1_Red,)” Urainya.

Wakil Bupati Sumbawa juga menyebutkan, Kabupaten Sumbawa dalam prevalensi stunting 2021  berdasarkan hasil Elektronik  Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM) Kabupaten Sumbawa berhasil menurunkan stunting pada angka  8.39 % sementara target Nasional dan juga target NTB di tahun 2024 stunting pada posisi 14%. Selama workshop berlangsung ditekankan untuk melakukan penguatan  upaya konvergensi dengan melibatkan  semua pihak baik  OPD terkait, Kementerian Agama, Perguruan Tinggi, Kecamatan, Aparatur dan  peran desa, Kader Pembangunan Manusia  dalam setiap tahapan aksinya, mulai dari analisa situasi, rencana kegiatan, rembuk stunting, Perbup/perwali tentang peran Desa, Kecamatan,  Kader Pembangunan Manusia, Manajemen Data, Pengukuran dan Publikasi serta review kinerja tahunan.

Terakhir Hj. Dewi Noviany mengatakan “Generasi kita selanjutnya tergantung dari kebijakan yang kita programkan dan hasilkan hari ini. Kegiatan kita ini guna mempersiapkan generasi yang berkualitas untuk melanjutkan apa yang kita pondasikan hari ini, Selain itu strategi  penting  adalah adanya komitmen dan visi Pimpinan Daerah untuk berikhtiar menuntaskan stunting dengan  kolaborasi semua pihak dan  best practice yang ada serta   melalui kegiatan lintas sektor dalam inovasi Tuntun geras sumbawaku tuntaskan stunting menuju generasi sumbawa yang berkualitas menuju Sumbawa Gemilang yang berkeadaban”.

 

Sumber: https://amarmedia.co.id/wakil-bupati-sumbawa-terima-piagam-penghargaan-terbaik-1-tingkat-provinsi-ntb-penanganan-stunting-dari-kemendagri

  • Share on :

  • Berita Lainnya
  • Percepat Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem, Kabupaten Sumbawa Luncurkan Inovasi GEMA PANGAN DAN HERBAL

    Rapat Koordinasi Studi Strategi Penanggulangan Kemiskinan Melalui Pemanfaatan Pekarangan di Kabupaten Sumbawa yang dilaksanakan pada Selasa 9 Juni 2026 di Aula Bapperida Kab. Sumbawa.

    Sosialisasi Pembangunan SPAM Beringin Sila dan Marenteh Tahun 2026

    Sosialisasi proyek SPAM Berinsila dan Aite di Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmen pemerintah dalam memperluas layanan air minum melalui pendanaan APBN dengan cakupan teknis yang mencakup rehabilitasi pipa, perluasan jaringan distribusi, serta penambahan sambungan rumah. Bupati Sumbawa menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak untuk memastikan mutu, ketepatan waktu, dan keberlanjutan layanan, sementara Bapperida menegaskan perlunya pengawasan rutin agar manfaat proyek benar-benar dirasakan masyarakat.

    Pemanfaatan DTSEN untuk Penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana

    Workshop Pemanfaatan DTSEN Kabupaten Sumbawa pada 29–30 April 2026 menegaskan pentingnya data terpadu sebagai dasar perencanaan pembangunan berbasis bukti, dengan fokus pada pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Layanan Dasar.