BERITA

Sinergitas Bappeda Provinsi NTB dengan Bappeda Kabupaten/Kota Se-NTB Melalui Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Berkala

Jumat, 24 Juni 2022   eve   639  

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat melaksanakan kunjungan kerja  terkait dengan monitoring dan evaluasi perkembangan kebijakan Kabupaten/Kota Layak Anak, PAUD Holistik Integratif, Posyandu Keluarga dan Desa BerSINAR (bersih dari narkoba) di Kabupaten Sumbawa pada Hari Jumat Tanggal 24 Juni 2022.  Kegiatan dilaksanakan di Aula Bappeda Kabupaten Sumbawa yang dihadiri oleh Bappeda Provinsi bidang koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Plt. Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa Endang Adi Nusantara, ST, M.Sc, Kepala Bidang PPM Ibu Yuni Ilmi Kurniati, S.STP, M.Si bersama perangkat daerah terkait Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, dan Dinas Kesehatan serta fungsional perencana lingkup Bappeda Kabupaten Sumbawa.

Koordinator Tim Monev Bappeda provinsi NTB Bapak Taufik, S.Sos menyampaikan tujuan pelaksanaan kunjungan kerja dan monev kegiatan perkembangan pelaksanaan program pencegahan pemberantasan dan penanggulangan narkoba di Kabupaten Sumbawa mengenai kebijakan daerah, aksi Desa Bersinar, terkait dengan kebijakan kabupaten/kota layak anak terkait dengan pelaksanaan daripada Kluster 3, 4 dan 5, terkait dengan implementasi Posyandu Keluarga, PAUD HI yang terintegrasi, dan revitalisai posyandu.

Dari implementasi P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) di Kabupaten Sumbawa telah tersusun regulasi yaitu Peraturan Daerah Nomor 19 Tahun 2018 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkotika, Peraturan Bupati Sumbawa Nomor 114 Tahun 2021 tentang Fasilitasi pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika, Surat Keputusan Bupati Sumbawa Nomor 232 Tahun 2022 tentang Pembentukan Tim Terpadu Pencegahan dan pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekusor Narkotika Kabupaten Sumbawa Tahun 2022, serta Keputusan Bupati Sumbawa tentang Rencana Aksi Daerah tentang Pencegahan Pemberantasan Penyalagunaaan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika di Kabupaten Sumbawa.

Sebagai upaya penyelarasan dan sinergitas program unggulan dalam RPJMD Provinsi NTB yaitu Revitalisasi Posyandu dengan pembentukan Posyandu Keluarga yang terintegrasi tidak hanya layanan posyandu bagi bayi dan balita tapi juga posyandu Lansia, Posyandu Pembinaan Terpadu/ Posbindu bagi usia produktif, Posyandu Remaja. Di Kabupaten Sumbawa telah terbentuk Posyandu Keluarga di 157 desa/kelurahan dan di tahun 2022 ini Kabupaten Sumbawa meraih predikat terbaik penyelenggaraan Posyandu keluarga. Selain itu sebagai upaya sinergitas pula, LPA NTB bersama Unicef dalam Program SAFE4C (Strenght and Save Environment for Children) Lingkungan yang Aman dan Ramah Anak bersama LPA Kabupaten Sumbawa menyelenggarakan Pusat Integrasi layanan perlindungan Anak (PILPA) dengan nama “BoatDesaPediTode di 5 (lima) Desa Lokus yaitu Desa Penyaring Kecamatan Moyo Utara, Desa Sebasang Kecamatan Moyo Hulu, Desa Labuhan Badas Kecamatan Labuhan Badas, Desa Klungkung Kecamatan Batulanteh, Desa Pelat Kecamatan Unter Iwes. Melalui Kegiatan ini cakupan layanan terhadap anak-anak rentan dalam hal pemenuhan akan hak sipil misalnya kepemilikan KIA, KTP, anak-anak rentan yang berasal dari keluarga kurang mampu yang belum memiliki BPJS, anak-anak penyandang disabilitas dan/atau berkebutuhan khusus, anak-anak bayi balita yang mengalami gagal tumbuh/stunting, warga masyarakat yang belum meiliki KTP , yang semula ditargetkan cakupan layanan kepada sasaran sebanyak 500 orang dapat terlayani lebih dari 500 orang dengan kolaborasi integrasi layanan dari perangkat daerah terkait dan dilaksanakan bersamaan dengan hari Buka Posyandu di 5 desa tersebut.

Kebijakan Kabupaten/Kota Layak Anak Kabupaten Sumbawa pada tahun ini telah melaksanakan penilaian evaluasi mandiri terhadap pemenuhan Hak Anak melalui kluster kelembagaan dan 5 kluster pendukung. Verifikasi lapangan secara hybrid pun telah dilakukan dan target pada tahun ini meraih predikat KLA dengan kategori Pratama. Inisiasi pembentukan PAUD-HI sebagai implementasi PAUD-Holistik Integratif di Kabupaten Sumbawa menjadi bagian inovasi dari moto pencegahan penanggulangan stunting di Kabupaten Sumbawa yaitu “Tuntaskan Stunting Menuju Generasi Sumbawa yang Berkualitas (TUNTUN GERA SUMBAWAKU).

Pada akhir diskusi dan pertemuan kunjungan kerja dan monev ini harapannya agar kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan sebagai bagian dari penyelarasan dan sinergitas program dan kegiatan pemerintah daerah kabupaten/kota se-NTB dengan pemerintah Provinsi NTB, sehingga capaian Target RPJMD Kabupaten Sumbawa juga mendukung dan mengarah menuju pencapaian target dalam RPJMD Provinsi NTB, dengan visi “Sumbawa Gemilang Yang Berkeadaban” menuju visi “NTB Gemilang”.

  • Share on :

  • Berita Lainnya
  • Sumbawa Hijau Lestari Dimulai, Inovasi Daerah Didorong Jadi Penggerak Pembangunan

    Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar rangkaian kegiatan yang memadukan peluncuran Gerakan Penanaman Pohon dengan penguatan ekosistem inovasi melalui Seminar Innovation Hub dan pengumuman pemenang LIDA 2025. Kegiatan ini menjadi momentum kolaborasi lintas sektor untuk mendorong pembangunan daerah yang hijau, inovatif, dan berdaya saing.

    Pemkab Sumbawa Perkuat Program Pembangunan Terpadu: Penurunan Stunting, Penguatan Ekonomi, dan Akselerasi Kawasan Samota

    Pada hasil Interview bersama media SelarasNews.id, Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedi Heriwibowo membicarakan beberapa program strategis yang dijalani oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa, mulai dari Penurunan Stunting, Penguatan Ekonomi, hingga Akselerasi Kawasan Samota.

    Sumbawa Gelar Rapat Koordinasi Infrastruktur 2025 dan Launching Program LLTT dengan Tema Sinkronisasi Pembangunan Berkelanjutan

    Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Koordinasi Infrastruktur 2025 sekaligus meluncurkan Program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT). Kegiatan ini mengusung tema โ€œSinkronisasi Pembangunan Berkelanjutanโ€ sebagai upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor demi pembangunan daerah yang lebih terarah dan berkelanjutan.