Guna mendorong terwujudnya Sumbawa Gemilang yang Berkeadaban melalui Misi Sumbawa Sehat dan Cerdas, Forum Camat Se-Kabupaten Sumbawa Bersama Lurah dan Ibu ketua Tim Penggerak PKK kecamatan dan Ibu ketua Tim Penggerak PKK kelurahan melaksanakan studi pembelajaran dan kunjungan kerja ke Perangkat Daerah Provinsi NTB dan praktik baik terkait hal tersebut di Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan ini juga mendukung 10 progam prioritas unggulan Pemerintahan Mo-Novi antara lain Penggratisan Label BPOM, label Halal, Jaminan pemasaran Bagi UMKM, Bantuan Kemandirian bagi Komunitas Milenial dan pelaku ekonomi kreatif “start-up and e-commerce”, Pelayanan Masyarakat Satu Pintu di Kecamatan, Peningkatan layanan Air Bersih dan rehabilitasi Jaringan Distribusi PDAM, Memantapkan Infrastruktur Wilayah (Jalan. Irigasi, Tempat Pembuangan Akhir Sampah) serta mendorong percepatan penerapan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat Berkesetaraan Gender dan Inklusi Sosial yangmenyeluruh dan komprehensif derta berkelanjutan di Kecamatan, Desa dan keluarahan dan mendorong percepataan deklarasi Kabupaten Sumbawa sebagai Kabupaten STBM.
Kunjungan kerja dan studi pembelajaran Bersama POKJA PKP Kabupaten Sumbawa ke SKPD terkait lingkup Pemerintah Provinsi NTB dan Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat dilaksanakan selama 3 (tiga) hari efektif pada tanggal 22 Mei s.d. 25 Mei 2022 . Kunjungan kerja dimulai hari Senin tanggal 23 Mei 2022 ke Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi NTB. Rombongan diterima oleh Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi NTB Bapak Jamaluddin, S.Sos., M.T., dan menyampaikan apresiasi atas kunjungan Forum Camat dan Lurah Se-kabupaten Sumbawa dan Ibu Ketua TP-PKK Kecamatan dan Kelurahan serta memaparkan beberapa perkembangan pelaksanaan program dan kegiatan tahun 2022 yang dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa, yaitu sebanyak 322 Paket kegiatan. Para Camat dan Lurah menyampaikan masukan, usulan proposal untuk pelaksanaan program dan kegiatan tahun 2023 dengan harapan penanganan prasarana dan sarana umum di Kabupaten Sumbawa dapat menjangkau seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Sumbawa, termasuk sinergitas bersama pemerintah daerah Kabupaten Sumbawa sesuai dengan batas kewenangan dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah.
Kunjungan kerja berikutnya yaitu pembekalan bagi Ketua TP-PKK Kecamatan dan Kelurahan di UPTD Balai Kemasan Produk Daerah Dinas Perindustrian Provinsi NTB, agar TP-PKK Kecamatan dan Kelurahan lebih massif mendorong kelompok-kelompok UP2K PKK maupun pelaku usaha ekonomi lokal tingkat desa dan kelurahan untuk dapat mengembangkan produk olahan pangan maupun produk pangan lainnya agar dapat dikemas sesuai standar dan sertifikasi keamanan pangan. Kunjungan dilanjutkan dengan kerja penggalakan dan penerapan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat yang dikoordinir oleh Kepala Bidang pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda sumbawa Ibu Yuni Ilmi Kurniati, S.STP, M.Si ke Bappeda Provinsi NTB yang mana merupakan sekretariat POKJA Perumahan Permukiman Air Minum dan Sanitasi bersama pendamping lapangan Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat, maupun Koordinator Yayasan Plan International Indonesia Provinsi NTB. Kunjungan diterima langsung oleh Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Badan Perencanaan Pembangunan Provinsi NTB Bapak Hualid S.Sos, M.Si. Kunjungan ini pun dibersamai oleh anggota POKJA PPAS Provinsi NTB lainnya yaitu dari Dinas Kesehatan provinsi NTB, Dinas Pekerjaan Umum Provinsi NTB dan lain-lain.
Dalam pemaparan terkait evaluasi pelaksanaan STBM kabupaten/kota Se-NTB, ditegaskan bahwa5 pilar STBM tidak hanya sekedar dideklarasikan namun juga diupayakan agar dapat menjadi kebiasaan yang baik dan pola hidup yang dapat berkembang dalam masyarakat kita secara berlanjut dapat diambil manfaatnya. Saat ini Kabupaten Sumbawa telah mendeklarasikan dirinya sebagai Kabupaten ODF dan harapannya pada tahun ini atau paling lambat pada awal Tahun 2023 dapat dideklarasikan sebagai Kabupaten Pilar 2 dan 3 STBM, sehingga secara bertahap Kabupaten Sumbawa akan menuju Kabupaten STBM sebagaimana halnya Kabupaten Sumbawa Barat yang telah menjadi Kabupaten STBM. Selain itu penanganan sampah juga menjadi catatan dan evaluasi dari Provinsi NTB agar menjadi perhatian bersama. Terakhir, kunjungan dilanjutkan ke Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi NTB. Melalui kegiatan ini harapannya agar setiap Kecamatan, Desa dan kelurahan lebih massif lagi mengoptimalkan sumber daya yang ada untuk menerapkan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat Berkesetaraan Gender dan Inklusi Sosial di Kabupaten Sumbawa sebagaimana yang diamanahkan dalam peraturan Bupati Sumbawa Nomor 36 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat yang Berkesetaraan Gender dan Inklusi Sosial.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar rangkaian kegiatan yang memadukan peluncuran Gerakan Penanaman Pohon dengan penguatan ekosistem inovasi melalui Seminar Innovation Hub dan pengumuman pemenang LIDA 2025. Kegiatan ini menjadi momentum kolaborasi lintas sektor untuk mendorong pembangunan daerah yang hijau, inovatif, dan berdaya saing.
Pada hasil Interview bersama media SelarasNews.id, Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedi Heriwibowo membicarakan beberapa program strategis yang dijalani oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa, mulai dari Penurunan Stunting, Penguatan Ekonomi, hingga Akselerasi Kawasan Samota.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Koordinasi Infrastruktur 2025 sekaligus meluncurkan Program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT). Kegiatan ini mengusung tema โSinkronisasi Pembangunan Berkelanjutanโ sebagai upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor demi pembangunan daerah yang lebih terarah dan berkelanjutan.