301

Moved Permanently

The document has been permanently moved.

Bappeda Sumbawa Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Budidaya Udang Vaname | Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah

BERITA

Bappeda Sumbawa Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Budidaya Udang Vaname

Senin, 01 Desember 2025   https://selarasnews.id/   55  

Sumbawa, SelarasNews.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumbawa menegaskan sektor perikanan dan kelautan terutama udang menjadi penggerak utama ekonomi lokal. Budidaya udang menjadi andalan masyarakat pesisir untuk meningkatkan pendapatan sekaligus membuka peluang usaha baru. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumbawa, Dedi Heriwibowo, menekankan kualitas udang di Sumbawa cukup tinggi dan diminati pasar nasional maupun internasional.

Baca juga : Kuasai 42 Persen Produksi NTB, Kopi Sumbawa Didorong Jadi Komoditas Unggulan

“Udang memiliki permintaan stabil. Kita harus mengelolanya dengan serius agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat pesisir,” ujarnya.

Udang Kuasai Produksi NTB

Dedi memaparkan data menunjukkan udang Sumbawa menyumbang 72,92 persen dari total produksi NTB. Angka ini menegaskan posisi Sumbawa sebagai pusat ekonomi laut dan peluang besar untuk pengembangan usaha lokal.

Baca juga : Dukung MBG, Petani di Sumbawa Konsisten Tanam Sayur dan Buah

Pemda Kabupaten Sumbawa mendorong pengolahan hasil laut langsung di daerah. Udang diolah menjadi produk beku, siap saji, dan bahan baku industri makanan.

“Konsep hilirisasi ini bisa meningkatkan nilai produk, memperluas pasar, dan membuka lapangan kerja baru bagi UMKM dan masyarakat pesisir,” tegas Dedi.

Fasilitas dan Dukungan Investasi

Dedi menjelaskan Pemda Kabupaten Sumbawa tengah memperkuat fasilitas pascapanen, pelatihan budidaya modern, dan akses pembiayaan. Kolaborasi antara petani, pelaku usaha, dan UMKM juga didorong agar rantai pasok kelautan lebih efisien dan berkelanjutan.

Pengembangan udang meningkatkan pendapatan keluarga pesisir, mendorong pertumbuhan usaha lokal, dan memperluas akses pasar.

“Dengan pengelolaan dan pengolahan tepat, udang bisa menjadi ikon daerah sekaligus sumber kesejahteraan masyarakat pesisir Sumbawa,” tutupnya. (SN/01)

  • Share on :

  • Berita Lainnya
  • Surat Edaran Larangan Menanam Jagung di Kawasan Hutan, Perhutani Sosial, APL dan Tanah Negara

    Surat edaran ini berisi imbauan dan penegasan larangan menanam jagung pada kawasan hutan, wilayah perhutanan sosial, Area Penggunaan Lain (APL), serta tanah negara guna menjaga fungsi kawasan dan memastikan pemanfaatan lahan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

    Pemerintah Kabupaten Sumbawa Gelar Musrenbang Tematik: Perkuat Tata Kelola Lahan dan Air untuk Adaptasi Perubahan Iklim

    Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama Plan Indonesia menyelenggarakan Musrenbang Tematik untuk memperkuat pengelolaan lahan berkelanjutan dan sumber daya air terpadu sebagai upaya meningkatkan ketahanan lingkungan serta adaptasi terhadap perubahan iklim melalui kolaborasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat.

    Satu Tahun Pemerintahan Jarot-Ansory Berbagai Infrastruktur Pertanian Terealisasi

    Sumbawa, SelarasNews.id – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heriwibowo, memaparkan capaian satu tahun masa pemerintahan Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot dan Wakil Bupati Sumbawa, Mohamad Ansori. Ia menyampaikan janji politik yang tertuang dalam 12 program unggulan telah masuk ke dalam dokumen perencanaan resmi dan sebagian besar telah mulai terlaksana bahan sudah cukup banyak yang terealisasi.