BERITA

Rapat koordinasi Satuan Tugas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 01 Oktober 2025   oktvn   121  

Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar rapat koordinasi lintas perangkat daerah guna memperkuat sinergi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Rapat ini bertujuan untuk memastikan program berjalan optimal sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku, mulai dari pengadaan bahan, proses pengolahan, hingga distribusi makanan kepada penerima manfaat. Selain itu, forum ini juga dimanfaatkan untuk mengidentifikasi kendala lapangan serta merumuskan langkah pencegahan terhadap risiko, termasuk kasus keracunan makanan yang sempat terjadi sebelumnya.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Sumbawa menekankan pentingnya keterlibatan sektor pertanian dan peternakan dalam mendukung pasokan bahan pangan lokal untuk program MBG. Hal ini tidak hanya menjamin ketersediaan sayur, daging, dan telur yang berkelanjutan, tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat. Ia juga menyoroti perlunya seleksi ketat terhadap mitra penyedia makanan agar kualitas, keamanan, dan ketepatan distribusi dapat terjaga.

Sekretaris Daerah Sumbawa turut mengingatkan pentingnya koordinasi intensif dengan Badan Gizi Nasional (BGN), terutama terkait pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga koperindag, sangat krusial untuk memastikan data sasaran program akurat serta menjamin kelancaran logistik di lapangan. Sementara itu, Asisten Daerah menekankan perlunya pengelolaan limbah dapur secara ramah lingkungan, pemenuhan kebutuhan air bersih, serta kesiapsiagaan Puskesmas dalam mengantisipasi potensi keracunan makanan.

Masukan juga datang dari Kepala Bappeda yang menekankan pembangunan SPPG di wilayah dengan penerima manfaat terbanyak agar distribusi makanan lebih efisien. Ia menambahkan bahwa penerapan SOP serta sertifikasi higienis dan halal wajib dipenuhi oleh setiap SPPG. Namun, ia mengakui masih terdapat tantangan terkait ketersediaan bahan pangan seperti sayuran, susu, dan telur yang sebagian besar masih bergantung dari luar daerah, sehingga pemberdayaan petani dan peternak lokal perlu lebih ditingkatkan.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah daerah akan melakukan pendataan rutin terhadap ketersediaan bahan pangan lokal serta kebutuhan mingguan setiap SPPG. Evaluasi berkala, pelatihan bagi tenaga pengolah makanan, hingga keterlibatan Puskesmas dalam inspeksi dapur akan diperkuat. Dengan koordinasi yang solid antarperangkat daerah, diharapkan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Sumbawa dapat berjalan lebih akuntabel, berkelanjutan, dan benar-benar memberi dampak positif bagi kesehatan anak-anak usia sekolah.

  • Share on :

  • Berita Lainnya
  • Pemerintah Kabupaten Sumbawa Gelar Musrenbang Tematik: Perkuat Tata Kelola Lahan dan Air untuk Adaptasi Perubahan Iklim

    Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama Plan Indonesia menyelenggarakan Musrenbang Tematik untuk memperkuat pengelolaan lahan berkelanjutan dan sumber daya air terpadu sebagai upaya meningkatkan ketahanan lingkungan serta adaptasi terhadap perubahan iklim melalui kolaborasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat.

    Satu Tahun Pemerintahan Jarot-Ansory Berbagai Infrastruktur Pertanian Terealisasi

    Sumbawa, SelarasNews.id – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heriwibowo, memaparkan capaian satu tahun masa pemerintahan Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot dan Wakil Bupati Sumbawa, Mohamad Ansori. Ia menyampaikan janji politik yang tertuang dalam 12 program unggulan telah masuk ke dalam dokumen perencanaan resmi dan sebagian besar telah mulai terlaksana bahan sudah cukup banyak yang terealisasi.

    Target Layani 200 Ribu Jiwa di Sumbawa, 122 Unit SPPG Tuntas Sesuai Arahan Pemerintah Pusat

    Sumbawa, SelarasNews.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumbawa terus memacu akselerasi program penguatan gizi masyarakat melalui penyediaan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) atau yang dikenal dengan Dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah strategis ini dilakukan guna memastikan terpenuhinya kebutuhan nutrisi bagi ratusan ribu warga di Tanah Intan Bulaeng.