Dalam rangka perencanaan tahunan, masing-masing kementerian/lembaga melakukan inventarisasi dan identifikasi usulan pembangunan di masing-masing daerah untuk dialokasikan dalam rencana pembangunan tahunan yang merupakan acuan untuk menyusun Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA).
Direktorat Jenderal Perumahan melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Nusa Tenggara I telah menyelenggarakan Rapat Koordinasi pada tanggal 17 November 2022 bertempat di Hotel Lombok Astoria Kota Mataram dengan mengundang BAPPEDA beserta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dari 10 (sepuluh) Kabupaten/Kota untuk menyampaikan usulan pembangunan bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) yang terdiri dari 4 (empat) usulan program/kegiatan yaitu Program Rumah Susun, Program Rumah Khusus, Program Rumah Swadaya serta Program Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU).
Adapun beberapa usulan untuk pelaksanaan program/kegiatan TA. 2023 yang disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa diantaranya adalah :
a. Usulan Program Rumah Susun :

b. Usulan Program Rumah Khusus

c. Usulan Program Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU)

d. Usulan Program Rumah Swadaya

Program Pemerintah Sumbawa, Pembangunan, Bukti Nyata Pembangunan
Workshop Demplot Agroforestri Program CERAH di Sumbawa resmi dibuka dengan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat. Hari pertama diisi dengan diskusi inspiratif tentang konsep IAD Sumbawa, praktik agroforestri untuk menjaga DAS, serta pentingnya melibatkan perempuan dan generasi muda dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan ekonomi daerah.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. dan Drs. H. Mohamad Ansori terus menunjukkan komitmen dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Hingga Juni 2026, berbagai program unggulan telah berjalan dan memberikan manfaat nyata, mulai dari pembangunan infrastruktur irigasi dan jalan, peningkatan pendapatan daerah, penciptaan tenaga kerja unggul, penguatan UMKM dan investasi, perlindungan sosial pekerja rentan, pemberian insentif bagi tokoh agama, hingga dukungan pendidikan melalui Kartu Sumbawa Pintar (KSP). Berbagai capaian tersebut merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan visi besar βSumbawa Unggul, Maju dan Sejahteraβ, melalui pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.