Sumbawa, 8 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Berbagai program strategis yang dilaksanakan selama beberapa tahun terakhir tidak hanya menghasilkan capaian pembangunan yang terukur, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di berbagai sektor. Meski demikian, hasil survei menunjukkan masih terdapat tantangan dalam penyebarluasan informasi pembangunan. Sebagian masyarakat belum mengetahui secara utuh berbagai program unggulan yang telah dilaksanakan pemerintah. Kondisi ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk terus memperkuat komunikasi publik agar setiap keberhasilan pembangunan dapat diketahui dan dirasakan secara lebih luas.
Berbagai capaian pembangunan telah berhasil diwujudkan. Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama pemerintah pusat telah merealisasikan investasi pembangunan sebesar Rp231 miliar melalui dukungan APBD dan APBN guna mendukung pelaksanaan program prioritas daerah. Pada sektor infrastruktur, pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi terus dilaksanakan untuk memperkuat ketahanan pangan, sementara kondisi jalan mantap telah mencapai 54,11 persen dan terus ditingkatkan sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarwilayah.
Komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan juga diwujudkan melalui Program Sumbawa Hijau Lestari. Hingga pertengahan tahun 2026, program ini telah menjangkau 14 kecamatan dengan prioritas wilayah yang memiliki tutupan lahan kritis. Sebanyak 3.250 hektare lahan kritis telah direhabilitasi, melibatkan 85 Kelompok Tani Hutan, serta penanaman lebih dari 1,2 juta bibit sebagai langkah nyata menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Di bidang pelayanan publik, capaian Kabupaten Sumbawa juga menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan. Berdasarkan Laporan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Semester I Tahun 2026, Kabupaten Sumbawa memperoleh nilai 88,80 dengan Kategori A (Sangat Baik). Penilaian tersebut diperoleh dari survei terhadap 6.011 responden pada 135 unit layanan. Sebanyak 81,3 persen perangkat daerah berhasil meraih predikat A, sementara 63,7 persen unit layanan juga memperoleh kategori A, mencerminkan peningkatan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.
Selain angka-angka capaian tersebut, manfaat pembangunan juga telah dirasakan langsung oleh masyarakat. Berbagai testimoni menunjukkan bahwa rehabilitasi irigasi membantu meningkatkan produktivitas pertanian, pembangunan infrastruktur memperlancar aktivitas ekonomi, serta berbagai program sosial dan lingkungan memberikan dampak positif terhadap kualitas hidup masyarakat.
Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa menyampaikan bahwa pembangunan harus diukur tidak hanya dari besarnya anggaran yang dibelanjakan, tetapi juga dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat. "Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen menghadirkan pembangunan yang transparan, akuntabel, dan berdampak nyata. Data menunjukkan berbagai program telah memberikan hasil yang positif. Tantangan ke depan adalah memastikan informasi tersebut dapat diterima masyarakat secara lebih luas melalui komunikasi publik yang lebih efektif," ujarnya.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa akan terus memperkuat strategi komunikasi pembangunan melalui publikasi berbasis data, penyebarluasan kisah sukses masyarakat, pemanfaatan media digital, serta keterbukaan informasi publik. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap berbagai program pemerintah sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah. Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan, Kabupaten Sumbawa optimistis mampu mewujudkan visi "Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera", di mana setiap program pembangunan tidak hanya tercatat sebagai capaian administratif, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat.
Workshop Demplot Agroforestri Program CERAH di Sumbawa resmi dibuka dengan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat. Hari pertama diisi dengan diskusi inspiratif tentang konsep IAD Sumbawa, praktik agroforestri untuk menjaga DAS, serta pentingnya melibatkan perempuan dan generasi muda dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan ekonomi daerah.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. dan Drs. H. Mohamad Ansori terus menunjukkan komitmen dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Hingga Juni 2026, berbagai program unggulan telah berjalan dan memberikan manfaat nyata, mulai dari pembangunan infrastruktur irigasi dan jalan, peningkatan pendapatan daerah, penciptaan tenaga kerja unggul, penguatan UMKM dan investasi, perlindungan sosial pekerja rentan, pemberian insentif bagi tokoh agama, hingga dukungan pendidikan melalui Kartu Sumbawa Pintar (KSP). Berbagai capaian tersebut merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan visi besar βSumbawa Unggul, Maju dan Sejahteraβ, melalui pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
12 Program Unggulan Jarot-Ansori