Acara yang berlangsung hingga 14 Mei ini bertujuan menyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2020. RKP yang disusun mengangkat tema Peningkatan Sumber Daya Manusia untuk Pertumbuhan Berkualitas.
Turut hadir beberapa pimpinan lembaga negara diantaranya Ketua DPR Bambang Soesatyo, Ketua MPR Zulkifli Hasan, dan Ketua DPD Oesman Sapta Odang. Hadir pula para menteri Kabinet Kerja, gubernur, bupati, dan wali kota seluruh Indonesia.
Dalam Musrenbangnas tersebut, diluncurkan pula Visi Indonesia 2045. Presiden Joko Widodo meminta daerah menghubungkan infrastruktur utama dengan titik produksi.
Infrastruktur utama yang dimaksud seperti jalan besar, bandara, dan pelabuhan harus dihubungkan dengan titik produksi daerah. Hal itu untuk mencapai pemerataan infrastruktur di Indonesia.
"Sambungkan dengan kawasan industri, wisata, dengan sentra industri kecil, dengan pusat produksi baik pertanian atau perkebunan," ujar Presiden Jokowi. Menurutnya pula, pemerintah pusat telah membuat infrastruktur yang besar.
Sementara tugas pemerintah daerah untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur skala menengah dan kecil. "Tanpa itu, tidak ada daerah yang bisa menikmati pertumbuhan ekonomi," Tambah Presiden Jokowi.
Program Pemerintah Sumbawa, Pembangunan, Bukti Nyata Pembangunan
Workshop Demplot Agroforestri Program CERAH di Sumbawa resmi dibuka dengan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat. Hari pertama diisi dengan diskusi inspiratif tentang konsep IAD Sumbawa, praktik agroforestri untuk menjaga DAS, serta pentingnya melibatkan perempuan dan generasi muda dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan ekonomi daerah.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. dan Drs. H. Mohamad Ansori terus menunjukkan komitmen dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Hingga Juni 2026, berbagai program unggulan telah berjalan dan memberikan manfaat nyata, mulai dari pembangunan infrastruktur irigasi dan jalan, peningkatan pendapatan daerah, penciptaan tenaga kerja unggul, penguatan UMKM dan investasi, perlindungan sosial pekerja rentan, pemberian insentif bagi tokoh agama, hingga dukungan pendidikan melalui Kartu Sumbawa Pintar (KSP). Berbagai capaian tersebut merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan visi besar βSumbawa Unggul, Maju dan Sejahteraβ, melalui pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.