BERITA

Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Sumbawa

Sabtu, 11 Mei 2019   admin   620  

Acara dilaksanakan pada hari  Rabu Tanggal 08 Mei 2019 : Rapat Koordinasi Tim Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) di kabupaten Sumbawa, bertempat di Aula Kantor Bappedalitbangda Kabupaten Sumbawa. Pada rapat tersebut difokuskan membedah tentang SLRT dan BDT serta mengkaji factor-faktor apa saja yang menjadi penyebab angka kemiskinan kabupaten Sumbawa turun dari 15,31% tahun 2017 menjadi 14,08 % tahun 2018.

Rapat kali ini merupakan rapat triwulan I tahun 2019, dan Bappedalitbangda Kabupaten Sumbawa akan melaksanakan rapat koordinasi tersebut setiap triwulan. Rapat kali ini merupakan introduction terhadap masalah kemiskinan di Kabupaten Sumbawa. Dari harap tersebut dapat disimpulkan bahwa perlu ada integrasi Basis Data Terpadu (BDT)/SLRT dengan SIKs NG DAN masalah data yang berkaitan dengan kemiskinan baik itu BDT ataupun SLRT harus dituntaskan

  • Share on :

  • Berita Lainnya
  • Workshop Demplot Agroforestri: Elaborasi Inovasi dan Pembangunan Terpadu untuk Keberlanjutan Sumbawa

    Workshop Demplot Agroforestri Program CERAH di Sumbawa resmi dibuka dengan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat. Hari pertama diisi dengan diskusi inspiratif tentang konsep IAD Sumbawa, praktik agroforestri untuk menjaga DAS, serta pentingnya melibatkan perempuan dan generasi muda dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan ekonomi daerah.

    Progress Per Juni 2026 : Bersama Membangun Sumbawa Unggul, Maju dan Sejahtera

    Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. dan Drs. H. Mohamad Ansori terus menunjukkan komitmen dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Hingga Juni 2026, berbagai program unggulan telah berjalan dan memberikan manfaat nyata, mulai dari pembangunan infrastruktur irigasi dan jalan, peningkatan pendapatan daerah, penciptaan tenaga kerja unggul, penguatan UMKM dan investasi, perlindungan sosial pekerja rentan, pemberian insentif bagi tokoh agama, hingga dukungan pendidikan melalui Kartu Sumbawa Pintar (KSP). Berbagai capaian tersebut merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan visi besar β€œSumbawa Unggul, Maju dan Sejahtera”, melalui pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.