BERITA

Pembekalan persiapan Implementasi Kurikulum Merdeka Training of Trainers Tahap 2 bersama INOVASI (Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia)

Rabu, 20 Juli 2022   eve   635  
Sebagai tindaklanjut Implementasi Kurikulum Merdeka Training of Trainers (TOT IKM) dilaksanakan TOT IKM tahap 2 untuk fasilitator daerah, pengawas dan LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan), bertempat di Hotel Grand Sumbawa pada hari Rabu dan Kamis tanggal 19 – 20 Juli 2022. Persiapan Implementasi Kurikulum Merdeka ini akan dilaksanakan di satuan pendidikan yang menjadi sekolah sasaran pilot di beberapa kecamatan di Kabupaten Sumbawa, yaitu
  1. Kecamatan Utan (SMPN 1 Utan, SDN 1 Utan, SDN 2 Utan, SDN Sekokok, MI Nurul Hidayah dan TK Diniyah);
  2. Kecamatan Sumbawa (SMPN 2 Sumbawa, SDN 1 Sumbawa, SDN 6 Sumbawa, SDN 8 Sumbawa, MI Al-Ma’rif Sumbawa, dan TKN Pembina Sumbawa);
  3. Kecamatan Labuhan Badas (SMPN 5 Satap Labuhan Badas, SDN 1 Labuhan Badas, SDN 2 Labuhan Badas, SDN 1 Pulau Medang, SDN 2 Pulau Medang dan TK Tunas Bangsa);
  4. Kecamatan Plampang (SMPN 3 Plampang, SDN 1 Plampang, SDN 2 Plampang, SDN 3 Plampang, MIN Sejari dan TK Darmawanita); dan
  5. Kecamatan Lunyuk (SMPN 2 Lunyuk, SDN Padasuka, SDN perung, SD IT Hamzanwadi, MI NW padasuka dan TK Al Ikhlas).
Akibat dari adanya learning loss selama masa pandemi Covid-19, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi mengeluarkan kebijakan terkait kurikulum merdeka sebagai langkah pemulihan pembelajaran di satuan pendidikan tahun 2022 – 2024.  Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik (ditpsd kemdikbudristek).
Namun bagi sekolah yang belum siap menggunakan kurikulum merdeka masih dapat menggunakan kurikulum 2013 sebagai dasar pengelolaan pembelajaran, begitu juga dengan kurikulum darurat yang merupakan modifikasi dari kurikulum 2013 masih dapat digunakan oleh satuan pendidikan. Oleh karena itu melalui kegiatan ini beberapa tahapan telah dilaksanakan oleh INOVASI NTB bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa serta Bappeda Kabupaten Sumbawa agar implementasi kurikulum merdeka ini dapat dilaksanakan di satuan pendidikan lokus pilot pelaksanaan kegiatan.
  • Share on :

  • Berita Lainnya
  • Percepat Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem, Kabupaten Sumbawa Luncurkan Inovasi GEMA PANGAN DAN HERBAL

    Rapat Koordinasi Studi Strategi Penanggulangan Kemiskinan Melalui Pemanfaatan Pekarangan di Kabupaten Sumbawa yang dilaksanakan pada Selasa 9 Juni 2026 di Aula Bapperida Kab. Sumbawa.

    Sosialisasi Pembangunan SPAM Beringin Sila dan Marenteh Tahun 2026

    Sosialisasi proyek SPAM Berinsila dan Aite di Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmen pemerintah dalam memperluas layanan air minum melalui pendanaan APBN dengan cakupan teknis yang mencakup rehabilitasi pipa, perluasan jaringan distribusi, serta penambahan sambungan rumah. Bupati Sumbawa menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak untuk memastikan mutu, ketepatan waktu, dan keberlanjutan layanan, sementara Bapperida menegaskan perlunya pengawasan rutin agar manfaat proyek benar-benar dirasakan masyarakat.

    Pemanfaatan DTSEN untuk Penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana

    Workshop Pemanfaatan DTSEN Kabupaten Sumbawa pada 29–30 April 2026 menegaskan pentingnya data terpadu sebagai dasar perencanaan pembangunan berbasis bukti, dengan fokus pada pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Layanan Dasar.