BERITA

Pembekalan persiapan Implementasi Kurikulum Merdeka Training of Trainers Tahap 2 bersama INOVASI (Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia)

Rabu, 20 Juli 2022   eve   620  
Sebagai tindaklanjut Implementasi Kurikulum Merdeka Training of Trainers (TOT IKM) dilaksanakan TOT IKM tahap 2 untuk fasilitator daerah, pengawas dan LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan), bertempat di Hotel Grand Sumbawa pada hari Rabu dan Kamis tanggal 19 – 20 Juli 2022. Persiapan Implementasi Kurikulum Merdeka ini akan dilaksanakan di satuan pendidikan yang menjadi sekolah sasaran pilot di beberapa kecamatan di Kabupaten Sumbawa, yaitu
  1. Kecamatan Utan (SMPN 1 Utan, SDN 1 Utan, SDN 2 Utan, SDN Sekokok, MI Nurul Hidayah dan TK Diniyah);
  2. Kecamatan Sumbawa (SMPN 2 Sumbawa, SDN 1 Sumbawa, SDN 6 Sumbawa, SDN 8 Sumbawa, MI Al-Ma’rif Sumbawa, dan TKN Pembina Sumbawa);
  3. Kecamatan Labuhan Badas (SMPN 5 Satap Labuhan Badas, SDN 1 Labuhan Badas, SDN 2 Labuhan Badas, SDN 1 Pulau Medang, SDN 2 Pulau Medang dan TK Tunas Bangsa);
  4. Kecamatan Plampang (SMPN 3 Plampang, SDN 1 Plampang, SDN 2 Plampang, SDN 3 Plampang, MIN Sejari dan TK Darmawanita); dan
  5. Kecamatan Lunyuk (SMPN 2 Lunyuk, SDN Padasuka, SDN perung, SD IT Hamzanwadi, MI NW padasuka dan TK Al Ikhlas).
Akibat dari adanya learning loss selama masa pandemi Covid-19, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi mengeluarkan kebijakan terkait kurikulum merdeka sebagai langkah pemulihan pembelajaran di satuan pendidikan tahun 2022 – 2024.  Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik (ditpsd kemdikbudristek).
Namun bagi sekolah yang belum siap menggunakan kurikulum merdeka masih dapat menggunakan kurikulum 2013 sebagai dasar pengelolaan pembelajaran, begitu juga dengan kurikulum darurat yang merupakan modifikasi dari kurikulum 2013 masih dapat digunakan oleh satuan pendidikan. Oleh karena itu melalui kegiatan ini beberapa tahapan telah dilaksanakan oleh INOVASI NTB bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa serta Bappeda Kabupaten Sumbawa agar implementasi kurikulum merdeka ini dapat dilaksanakan di satuan pendidikan lokus pilot pelaksanaan kegiatan.
  • Share on :

  • Berita Lainnya
  • Pemerintah Kabupaten Sumbawa Gelar Musrenbang Tematik: Perkuat Tata Kelola Lahan dan Air untuk Adaptasi Perubahan Iklim

    Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama Plan Indonesia menyelenggarakan Musrenbang Tematik untuk memperkuat pengelolaan lahan berkelanjutan dan sumber daya air terpadu sebagai upaya meningkatkan ketahanan lingkungan serta adaptasi terhadap perubahan iklim melalui kolaborasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat.

    Satu Tahun Pemerintahan Jarot-Ansory Berbagai Infrastruktur Pertanian Terealisasi

    Sumbawa, SelarasNews.id – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heriwibowo, memaparkan capaian satu tahun masa pemerintahan Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot dan Wakil Bupati Sumbawa, Mohamad Ansori. Ia menyampaikan janji politik yang tertuang dalam 12 program unggulan telah masuk ke dalam dokumen perencanaan resmi dan sebagian besar telah mulai terlaksana bahan sudah cukup banyak yang terealisasi.

    Target Layani 200 Ribu Jiwa di Sumbawa, 122 Unit SPPG Tuntas Sesuai Arahan Pemerintah Pusat

    Sumbawa, SelarasNews.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumbawa terus memacu akselerasi program penguatan gizi masyarakat melalui penyediaan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) atau yang dikenal dengan Dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah strategis ini dilakukan guna memastikan terpenuhinya kebutuhan nutrisi bagi ratusan ribu warga di Tanah Intan Bulaeng.