Bupati Kabupaten Sumbawa yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Hasan Basri, MM., menerima penghargaan dari BKKBN pusat dalam acara sosialisasi Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting Indonesia (RAN PASTI) Provinsi NTB, Rabu 23 Maret 2022 bertempat di hotel Golden Palace Mataram. Penghargaan tersebut adalah penghargaan kategori realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik subbidang KB Tahun Anggaran 2021 tertinggi tingkat Provinsi NTB dan komitmen penyelesaian penyusunan dokumen Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) 5 pilar Kabupaten Sumbawa tahun 2020-2045. Hadir pula tim percepatan penurunan stunting kabupaten sumbawa dari Kepala Dinas P2KBP3A Ibu Janatul Fala S.Sos, TP PKK Kabupaten Sumbawa yg diwakili oleh Ibu Hj. Siti Rohani, B.Sc, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Kabupaten Sumbawa, Yuni Ilmi Kurniati, S.STP., M.Si, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Abdul Munir, S.ST., Kepala Bidang Pengendalian Penduduk DP2KBP3A Kabupaten Sumbawa, Anggraini, S.Ap., Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Ketahanan Kesejahteraan Keluarga DP2KBP3A Kabupaten Sumbawa, A.A.Ngurah Riyadi dan pelaksana lainnya dalam kegiatan sosialisasi RAN PASTI tersebut.
Dalam sambutan dan arahan pada pembukaan kegiatan ini Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc., menegaskan sebuah rencana aksi kegiatan harus memiliki solusi pemecahan masalah yang tepat dengan melihat langsung ke akar permasalahan dan dengan tetap memperhatikan kearifan lokal yang ada di daerah masing masing. Selanjutnya Kepala BKKBN pusat, Bapak dr. Hasto Wardoyo, SP. OG menyampaikan bahwa poin penting atau core business dalam RAN PASTI adalah dalam upaya percepatan penurunan stunting ini, diperlukan komitmen penanganan yang berintegrasi dengan local wisdom atau kearifan lokal, meluruskan niat bersama dalam ikhtiar dan tawakal atas setiap upaya untuk membangun Indonesia emas melalui komitmen dan sistem informasi yang masif. sistem informasi yang masif dimulai dengan pendataan terhadap KK yang mempunyai risiko tinggi stunting secara detail by nama by address yang didukung pula dengan sistem anggaran, Konvergensi TPPS tingkat kabupaten, TPPS tingkat kecamatan dan TPPS tingkat desa/ kelurahan, SATGAS, dan TPK (Tim Pendamping Keluarga) yang menjadi spirit RAN PASTI.
Acara dilanjutkan dengan sosialisasi RAN PASTI oleh perwakilan dari Bappenas, Sekretariat Wakil Presiden, Kementrian Dalam Negeri dan Kementerian Kesehatan dimana pada intinya mengharapkan agar seluruh daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota bersinergi secara masif, aktif, dan konvergen dalam upaya penurunan stunting melalui intervensi spesifik dan intervensi sensitif.
Program Pemerintah Sumbawa, Pembangunan, Bukti Nyata Pembangunan
Workshop Demplot Agroforestri Program CERAH di Sumbawa resmi dibuka dengan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat. Hari pertama diisi dengan diskusi inspiratif tentang konsep IAD Sumbawa, praktik agroforestri untuk menjaga DAS, serta pentingnya melibatkan perempuan dan generasi muda dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan ekonomi daerah.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. dan Drs. H. Mohamad Ansori terus menunjukkan komitmen dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Hingga Juni 2026, berbagai program unggulan telah berjalan dan memberikan manfaat nyata, mulai dari pembangunan infrastruktur irigasi dan jalan, peningkatan pendapatan daerah, penciptaan tenaga kerja unggul, penguatan UMKM dan investasi, perlindungan sosial pekerja rentan, pemberian insentif bagi tokoh agama, hingga dukungan pendidikan melalui Kartu Sumbawa Pintar (KSP). Berbagai capaian tersebut merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan visi besar βSumbawa Unggul, Maju dan Sejahteraβ, melalui pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.