Terbitnya Permendagri 90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur di penghujung tahun 2019, mengakibatkan perubahan yang cukup signifikan terhadap dokumen perencanaan dan penganggaran di daerah. Sebagaimana tercantum dalam ketentuan menimbang dalam Permendagri 90/2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur ini dihajatkan untuk mengintegrasikan dan menyelaraskan perencanaan pembangunan dan keuangan daerah. Selain itu Permendagri ini juga ditujukan dalam rangka menunjang Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) sebagaimana diatur dalam Permendagri 7 Tahun 2019 tentang SIPD. Dalam rangka itu BAPPEDA melaksanakan Focus Group Discussion dalam rangka penyamaan persepsi dan membangun kesepakatan terhadap konversi program/kegiatan yang semula mengacu pada Permendagri 13 Tahun 2006 menjadi mengacu kepada Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur baru yang tertuang dalam Permendagri 19 Tahun 2019.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama Plan Indonesia menyelenggarakan Musrenbang Tematik untuk memperkuat pengelolaan lahan berkelanjutan dan sumber daya air terpadu sebagai upaya meningkatkan ketahanan lingkungan serta adaptasi terhadap perubahan iklim melalui kolaborasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat.
Sumbawa, SelarasNews.id – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heriwibowo, memaparkan capaian satu tahun masa pemerintahan Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot dan Wakil Bupati Sumbawa, Mohamad Ansori. Ia menyampaikan janji politik yang tertuang dalam 12 program unggulan telah masuk ke dalam dokumen perencanaan resmi dan sebagian besar telah mulai terlaksana bahan sudah cukup banyak yang terealisasi.
Sumbawa, SelarasNews.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumbawa terus memacu akselerasi program penguatan gizi masyarakat melalui penyediaan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) atau yang dikenal dengan Dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah strategis ini dilakukan guna memastikan terpenuhinya kebutuhan nutrisi bagi ratusan ribu warga di Tanah Intan Bulaeng.