BERITA

Pemanfaatan SEPAKAT (Sistem Perencanaan, Penganggaran, Pemantauan, Analisis dan Evaluasi Kemiskinan Terpadu) pemahaman Pemerintah Daerah terhadap kebijakan teknis DID

Senin, 16 Maret 2020   admin   1309  

Dalam hal memetakan kantong-kantong kemiskinan di Kabupaten Sumbawa, KOMPAK berkerjasama dengan Direktorat Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan Sosial Bappenas dan Direktorat Dana Transfer Khusus Kementerian Keuangan menyelenggarakan Pelatihan Pemanfaatan SEPAKAT (Sistem Perencanaan, Penganggaran, Pemantauan, Analisis dan Evaluasi Kemiskinan Terpadu). Pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan alat analisis SEPAKAT dan pemanfaatannya untuk penyusunan dokumen perencanaan daerah yang berbasis data serta meningkatkan pemahaman Pemerintah Daerah terhadap kebijakan teknis Dana Insentif Daerah (DID), Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu-Kamis tanggal 11-12 Maret 2020 di Kantor Pusat KOMPAK- Jakarta. Adapun acara tersebut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan Kabupaten Sumbawa, Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Perwakilan dari BAPPEDA, DPRKP Kabupaten Sumbawa dan Beberapa Perwakilan dari Kabupaten Bima, Kota Bima dan Kabupaten Lombok Utara. 

  • Share on :

  • Berita Lainnya
  • Workshop Demplot Agroforestri: Elaborasi Inovasi dan Pembangunan Terpadu untuk Keberlanjutan Sumbawa

    Workshop Demplot Agroforestri Program CERAH di Sumbawa resmi dibuka dengan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat. Hari pertama diisi dengan diskusi inspiratif tentang konsep IAD Sumbawa, praktik agroforestri untuk menjaga DAS, serta pentingnya melibatkan perempuan dan generasi muda dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan ekonomi daerah.

    Progress Per Juni 2026 : Bersama Membangun Sumbawa Unggul, Maju dan Sejahtera

    Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. dan Drs. H. Mohamad Ansori terus menunjukkan komitmen dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Hingga Juni 2026, berbagai program unggulan telah berjalan dan memberikan manfaat nyata, mulai dari pembangunan infrastruktur irigasi dan jalan, peningkatan pendapatan daerah, penciptaan tenaga kerja unggul, penguatan UMKM dan investasi, perlindungan sosial pekerja rentan, pemberian insentif bagi tokoh agama, hingga dukungan pendidikan melalui Kartu Sumbawa Pintar (KSP). Berbagai capaian tersebut merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan visi besar β€œSumbawa Unggul, Maju dan Sejahtera”, melalui pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.