Dalam hal memetakan kantong-kantong kemiskinan di Kabupaten Sumbawa, KOMPAK berkerjasama dengan Direktorat Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan Sosial Bappenas dan Direktorat Dana Transfer Khusus Kementerian Keuangan menyelenggarakan Pelatihan Pemanfaatan SEPAKAT (Sistem Perencanaan, Penganggaran, Pemantauan, Analisis dan Evaluasi Kemiskinan Terpadu). Pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan alat analisis SEPAKAT dan pemanfaatannya untuk penyusunan dokumen perencanaan daerah yang berbasis data serta meningkatkan pemahaman Pemerintah Daerah terhadap kebijakan teknis Dana Insentif Daerah (DID), Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu-Kamis tanggal 11-12 Maret 2020 di Kantor Pusat KOMPAK- Jakarta. Adapun acara tersebut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan Kabupaten Sumbawa, Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Perwakilan dari BAPPEDA, DPRKP Kabupaten Sumbawa dan Beberapa Perwakilan dari Kabupaten Bima, Kota Bima dan Kabupaten Lombok Utara.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar rangkaian kegiatan yang memadukan peluncuran Gerakan Penanaman Pohon dengan penguatan ekosistem inovasi melalui Seminar Innovation Hub dan pengumuman pemenang LIDA 2025. Kegiatan ini menjadi momentum kolaborasi lintas sektor untuk mendorong pembangunan daerah yang hijau, inovatif, dan berdaya saing.
Pada hasil Interview bersama media SelarasNews.id, Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedi Heriwibowo membicarakan beberapa program strategis yang dijalani oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa, mulai dari Penurunan Stunting, Penguatan Ekonomi, hingga Akselerasi Kawasan Samota.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Koordinasi Infrastruktur 2025 sekaligus meluncurkan Program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT). Kegiatan ini mengusung tema โSinkronisasi Pembangunan Berkelanjutanโ sebagai upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor demi pembangunan daerah yang lebih terarah dan berkelanjutan.