Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Gubernur Provinsi NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Si bersama Bupati Sumbawa H.M. Husni Djibril, B.Sc melaunching investasi perusahaan asal negeri jiran Malaysia, bertempat di Kantor Bupati Sumbawa pada jumat pagi (15/11). Di Sumbawa, para investor tersebut akan berinvestasi di bidang pariwisata dan peternakan.
Gubernur provinsi NTB dalam sambutannya meminta agar Pemerintah Daerah tidak mempersulit para pemodal yang ingin berinvestasi di sumbawa. Namun demikian, Dr. Zul juga berpesan agar Pemerintah Daerah yang menjadi tujuan investasi harus tegas, dimana dalam pemberian izin investasi harus juga disertai klausal, bahwa para investor akan dicabut izinnya apabila dalam jangka waktu satu tahun tidak juga mulai merealisasikan investasinya.
Sementara itu, Bupati Sumbawa dalam sambutannya menyampaikan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa sangat serius terhadap berbagai upaya bagi peningkatan investasi di daerah ini, di antaranya dengan melakukan perbaikan-perbaikan infrastruktur penunjang seperti akses jalan, pelabuhan dan juga bandara.
Disampaikan, Pemkab Sumbawa akan terus berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada para investor yang bersungguh-sungguh ingin berinvestasi di kabupaten Sumbawa. Namun H. Husni berharap semua ivestasi yang masuk di Kabupaten Sumbawa khususnya di kawasan strategis Samota juga harus menggandeng masyarakat sekitar, agar kemanfaatannya benar-benar dapat dirasakan.
Perwakilan dewan perdagangan islam Malaysia, Datuk Sri Muhammad Rizal bin Muhammad Yusuf menyampaikan dipilihnya Sumbawa menjadi tempat berinvestasi karena menurutnya pemerintah kabupaten Sumbawa mengamalkan konsep ramah investor. Sehingga, dihadapan Gubernur NTB dan Bupati Sumbawa, datuk Sri mengungkapkan komitmen dan keseriusannya berinvestasi di Sumbawa.
“janji kami kepada Gubernur NTB dan Bupati Sumbawa, kami tidak akan lari” Ucapnya. Karena itu ia berharap Pemerintah Daerah dan masyarakat Sumbawa memberikan dukungan agar reaslisasi investasi dapat dimulai awal tahun 2020 mendatang.
Program Pemerintah Sumbawa, Pembangunan, Bukti Nyata Pembangunan
Workshop Demplot Agroforestri Program CERAH di Sumbawa resmi dibuka dengan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat. Hari pertama diisi dengan diskusi inspiratif tentang konsep IAD Sumbawa, praktik agroforestri untuk menjaga DAS, serta pentingnya melibatkan perempuan dan generasi muda dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan ekonomi daerah.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. dan Drs. H. Mohamad Ansori terus menunjukkan komitmen dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Hingga Juni 2026, berbagai program unggulan telah berjalan dan memberikan manfaat nyata, mulai dari pembangunan infrastruktur irigasi dan jalan, peningkatan pendapatan daerah, penciptaan tenaga kerja unggul, penguatan UMKM dan investasi, perlindungan sosial pekerja rentan, pemberian insentif bagi tokoh agama, hingga dukungan pendidikan melalui Kartu Sumbawa Pintar (KSP). Berbagai capaian tersebut merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan visi besar βSumbawa Unggul, Maju dan Sejahteraβ, melalui pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.