Mengingat perlunya pemahaman para pengguna alokasi dana DBHCHT ini maka Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa melalui Bappeda Kabupaten Sumbawa bekerjasma Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Sumbawa melakukan Sosialisasi Ketentuan Cukai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) tahun 201, Rabu 24 Oktober 2019 di Ruang Sidang Lantai III Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sumbawa.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sumbawa dan dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan Ekonomi Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heriwibowo, S.Si. M.Si, Dalam sambutannya wakil Bupati menyampaikan bahwa “setiap tahunnya pemerintah kabupaten sumbawa mendapat dana bagi hasil cukai hasil tembakau (dbh cht). Sebagai contoh, tahun anggaran 2019 ini, kita mendapat alokasi DBH CHT sebesar 9,35 milyar rupiah atau sekitar 5 persen dari target pad 2019 sebesar 173 milyar rupiah”.
“meskipun relatif kecil, namun dana bagi hasil cukai tersebut kita alokasi untuk kepentingan yang sangat penting yakni 50% untuk membiayai premi asuransi kesehatan bpjs bagi masyarakat tidak mampu sebesar 4,95 milyar rupiah dan sisanya untuk kegiatan terkait peningkatan kualitas bahan baku cukai yakni pengembangan budidaya tanaman tembakau, pembinaan lingkungan sosial bidang ketenagakerjaan serta program sosialisasi ketentuan cukai” tambah Wakil Bupati Sumbawa yang disampaikan oleh Dr Dedy Heriwibowo, S.Si. M.Si selaku Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan Ekonomi Bappeda Kabupaten Sumbawa.
Pada Akhir sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan harapannya “bahwa kedepan nantinya terjadi peningkatan kapasitas fiskal daerah yang disumbangkan melalui sektor cukai khususnya cukai tembakau, dengan bantuan dan dukungan dari kepala kantor pengawasan dan pelayanan bea cukai kabupaten sumbawa selaku instansi vertikal pemerintah pusat di daerah. agar dapat memberikan bantuan teknis maupun suplai informasi terkait cukai kepada organisasi pemda khususnya dan kepada seluruh peserta yang diundang pada hari ini”.
Peserta sosialisasi berasal dari kalangan pemerintahan, akademisi, perangkat desa dan BUM Desa di lokasi sentra, pelaku usaha tembakau, dan panitia penyelenggara.
Program Pemerintah Sumbawa, Pembangunan, Bukti Nyata Pembangunan
Workshop Demplot Agroforestri Program CERAH di Sumbawa resmi dibuka dengan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat. Hari pertama diisi dengan diskusi inspiratif tentang konsep IAD Sumbawa, praktik agroforestri untuk menjaga DAS, serta pentingnya melibatkan perempuan dan generasi muda dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan ekonomi daerah.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. dan Drs. H. Mohamad Ansori terus menunjukkan komitmen dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Hingga Juni 2026, berbagai program unggulan telah berjalan dan memberikan manfaat nyata, mulai dari pembangunan infrastruktur irigasi dan jalan, peningkatan pendapatan daerah, penciptaan tenaga kerja unggul, penguatan UMKM dan investasi, perlindungan sosial pekerja rentan, pemberian insentif bagi tokoh agama, hingga dukungan pendidikan melalui Kartu Sumbawa Pintar (KSP). Berbagai capaian tersebut merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan visi besar βSumbawa Unggul, Maju dan Sejahteraβ, melalui pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.