301

Moved Permanently

The document has been permanently moved.

Menggagas Model Kemitraan Strategis Antara Pemerintah Daerah Dengan Organisasi Kemasyarakatan | Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah

BERITA

Menggagas Model Kemitraan Strategis Antara Pemerintah Daerah Dengan Organisasi Kemasyarakatan

Jumat, 23 Agustus 2019   admin   967  

Hari Kamis (22/08/2019) KOMPAK bersama dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyelenggarakan workshop dengan tema “Menggagas Model Kemitraan Strategis Antara Pemerintah Daerah Dengan Organisasi Kemasyarakatan Untuk Meningkatkan Pelayanan Dasar di Kab. Sumbawa”. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Aula Bappeda Kabupaten Sumbawa yang dihadiri Oleh beberapa OPD terkait, LPM Universitas Samawa, Koalisi Perempuan Indonesia, Knowledge Sector Institute (KSI) dan Lembaga Sumbawa Center (SC) serta dari KOMPAK itu sendiri. Salah satu dari rangkaian acara tersebut adalah Sosialisasi dan FGD Swakelola Tipe III Perpres No.16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang / Jasa Pemerintah. Adapun Swakelola Tipe III adalah dimensi baru kemitraan antara Pemerintah dan Organisasi Kemasyarakatan untuk Inovasi Pembangunan dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Ormas saatnya mendapatkan kesempatan untuk terlibat dalam proses pembangunan melalui PBJP. Organisasi Kemasyarakatan, dengan demikian, bisa menguatkan kapasitas dan keberdayaan mereka dan sekaligus bisa menjadi co-creator yang aktif berpartisipasi dalam meningkatkan kualitas layanan publik dan program-program Pemerintah. Salah satu perubahan yang signifikan dari Perpres 16/18 ini adalah dengan diberikannya payung hukum keterlibatan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), yakni Yayasan dan Perkumpulan, dalam menyediakan barang/jasa yang dibutuhkan pemerintah, yakni melalui Swakelola Tipe III atau swakelola yang direncanakan dan diawasi oleh Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah (K/L/PD) sebagai penanggung jawab anggaran dan dilaksanakan oleh Ormas sebagai Pelaksana Swakelola,

Selain menjadi platform legal bagi Pemerintah dalam menyediakan ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjalankan kegiatan pembangunan, dimunculkannya Swakelola Tipe III dalam dunia PBJP memiliki beberapa tujuan dan fungsi sebagai berikut ini.

  1. Membantu Pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan jangkauan layanan;
  2. Meningkatkan efektifitas dan efisiensi kinerja Ormas; dan
  3. Meningkatkan kemampuan teknis SDM.

 

  • Share on :

  • Berita Lainnya
  • Percepat Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem, Kabupaten Sumbawa Luncurkan Inovasi GEMA PANGAN DAN HERBAL

    Rapat Koordinasi Studi Strategi Penanggulangan Kemiskinan Melalui Pemanfaatan Pekarangan di Kabupaten Sumbawa yang dilaksanakan pada Selasa 9 Juni 2026 di Aula Bapperida Kab. Sumbawa.

    Sosialisasi Pembangunan SPAM Beringin Sila dan Marenteh Tahun 2026

    Sosialisasi proyek SPAM Berinsila dan Aite di Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmen pemerintah dalam memperluas layanan air minum melalui pendanaan APBN dengan cakupan teknis yang mencakup rehabilitasi pipa, perluasan jaringan distribusi, serta penambahan sambungan rumah. Bupati Sumbawa menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak untuk memastikan mutu, ketepatan waktu, dan keberlanjutan layanan, sementara Bapperida menegaskan perlunya pengawasan rutin agar manfaat proyek benar-benar dirasakan masyarakat.

    Pemanfaatan DTSEN untuk Penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana

    Workshop Pemanfaatan DTSEN Kabupaten Sumbawa pada 29–30 April 2026 menegaskan pentingnya data terpadu sebagai dasar perencanaan pembangunan berbasis bukti, dengan fokus pada pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Layanan Dasar.