BERITA

Menggagas Model Kemitraan Strategis Antara Pemerintah Daerah Dengan Organisasi Kemasyarakatan

Jumat, 23 Agustus 2019   admin   987  

Hari Kamis (22/08/2019) KOMPAK bersama dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyelenggarakan workshop dengan tema “Menggagas Model Kemitraan Strategis Antara Pemerintah Daerah Dengan Organisasi Kemasyarakatan Untuk Meningkatkan Pelayanan Dasar di Kab. Sumbawa”. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Aula Bappeda Kabupaten Sumbawa yang dihadiri Oleh beberapa OPD terkait, LPM Universitas Samawa, Koalisi Perempuan Indonesia, Knowledge Sector Institute (KSI) dan Lembaga Sumbawa Center (SC) serta dari KOMPAK itu sendiri. Salah satu dari rangkaian acara tersebut adalah Sosialisasi dan FGD Swakelola Tipe III Perpres No.16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang / Jasa Pemerintah. Adapun Swakelola Tipe III adalah dimensi baru kemitraan antara Pemerintah dan Organisasi Kemasyarakatan untuk Inovasi Pembangunan dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Ormas saatnya mendapatkan kesempatan untuk terlibat dalam proses pembangunan melalui PBJP. Organisasi Kemasyarakatan, dengan demikian, bisa menguatkan kapasitas dan keberdayaan mereka dan sekaligus bisa menjadi co-creator yang aktif berpartisipasi dalam meningkatkan kualitas layanan publik dan program-program Pemerintah. Salah satu perubahan yang signifikan dari Perpres 16/18 ini adalah dengan diberikannya payung hukum keterlibatan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), yakni Yayasan dan Perkumpulan, dalam menyediakan barang/jasa yang dibutuhkan pemerintah, yakni melalui Swakelola Tipe III atau swakelola yang direncanakan dan diawasi oleh Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah (K/L/PD) sebagai penanggung jawab anggaran dan dilaksanakan oleh Ormas sebagai Pelaksana Swakelola,

Selain menjadi platform legal bagi Pemerintah dalam menyediakan ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjalankan kegiatan pembangunan, dimunculkannya Swakelola Tipe III dalam dunia PBJP memiliki beberapa tujuan dan fungsi sebagai berikut ini.

  1. Membantu Pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan jangkauan layanan;
  2. Meningkatkan efektifitas dan efisiensi kinerja Ormas; dan
  3. Meningkatkan kemampuan teknis SDM.

 

  • Share on :

  • Berita Lainnya
  • Workshop Demplot Agroforestri: Elaborasi Inovasi dan Pembangunan Terpadu untuk Keberlanjutan Sumbawa

    Workshop Demplot Agroforestri Program CERAH di Sumbawa resmi dibuka dengan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat. Hari pertama diisi dengan diskusi inspiratif tentang konsep IAD Sumbawa, praktik agroforestri untuk menjaga DAS, serta pentingnya melibatkan perempuan dan generasi muda dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan ekonomi daerah.

    Progress Per Juni 2026 : Bersama Membangun Sumbawa Unggul, Maju dan Sejahtera

    Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. dan Drs. H. Mohamad Ansori terus menunjukkan komitmen dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Hingga Juni 2026, berbagai program unggulan telah berjalan dan memberikan manfaat nyata, mulai dari pembangunan infrastruktur irigasi dan jalan, peningkatan pendapatan daerah, penciptaan tenaga kerja unggul, penguatan UMKM dan investasi, perlindungan sosial pekerja rentan, pemberian insentif bagi tokoh agama, hingga dukungan pendidikan melalui Kartu Sumbawa Pintar (KSP). Berbagai capaian tersebut merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan visi besar β€œSumbawa Unggul, Maju dan Sejahtera”, melalui pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.