Rapat Koordinasi Mitra Kerja Program CERAH (Cerdas Kelola Air dan Lahan untuk Keberlanjutan) dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa pada Senin (9/2/2026) dalam rangka Monitoring, Evaluation, and Learning program. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta dari berbagai unsur, antara lain Bapperida, OPD teknis terkait, kelompok masyarakat, serta perwakilan penyandang disabilitas. Rapat bertujuan memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah dan mitra pembangunan dalam mendukung pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) serta adaptasi perubahan iklim secara berkelanjutan.
Kepala Bapperida Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heriwibowo, S.Si., M.Si., menegaskan bahwa Program CERAH memiliki peran strategis dalam mendukung program unggulan daerah, Sumbawa Hijau Lestari (SHL). “Program CERAH ini sangat relevan dengan kebijakan pembangunan daerah. Jangan sampai program hanya indah dalam istilah, tetapi harus benar-benar berdampak pada lingkungan dan ekonomi masyarakat,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa kolaborasi lintas OPD menjadi kunci dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan tingginya tingkat lahan kritis di Kabupaten Sumbawa.
Sementara itu, Koordinator Program CERAH YPII, Abdul Rohman, menyampaikan bahwa Program CERAH saat ini dilaksanakan di tiga wilayah DAS dengan intervensi di 22 desa. “Melalui pendampingan agroforestri, pertanian cerdas iklim, serta penyusunan rencana aksi perubahan iklim desa, kami berharap terjadi peningkatan kapasitas masyarakat sekaligus perbaikan kualitas lingkungan,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa masukan dari pemerintah daerah dan OPD dalam rapat koordinasi ini menjadi dasar penting untuk menyempurnakan pelaksanaan program pada tahun 2026 agar lebih terintegrasi dan berkelanjutan.
Program Pemerintah Sumbawa, Pembangunan, Bukti Nyata Pembangunan
Workshop Demplot Agroforestri Program CERAH di Sumbawa resmi dibuka dengan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat. Hari pertama diisi dengan diskusi inspiratif tentang konsep IAD Sumbawa, praktik agroforestri untuk menjaga DAS, serta pentingnya melibatkan perempuan dan generasi muda dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan ekonomi daerah.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. dan Drs. H. Mohamad Ansori terus menunjukkan komitmen dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Hingga Juni 2026, berbagai program unggulan telah berjalan dan memberikan manfaat nyata, mulai dari pembangunan infrastruktur irigasi dan jalan, peningkatan pendapatan daerah, penciptaan tenaga kerja unggul, penguatan UMKM dan investasi, perlindungan sosial pekerja rentan, pemberian insentif bagi tokoh agama, hingga dukungan pendidikan melalui Kartu Sumbawa Pintar (KSP). Berbagai capaian tersebut merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan visi besar βSumbawa Unggul, Maju dan Sejahteraβ, melalui pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.