301

Moved Permanently

The document has been permanently moved.

Bapperida Sumbawa Dorong Integrasi Program CERAH dalam Pembangunan Berkelanjutan Daerah | Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah

BERITA

Bapperida Sumbawa Dorong Integrasi Program CERAH dalam Pembangunan Berkelanjutan Daerah

Rabu, 11 Februari 2026   oktvn   128  

Rapat Koordinasi Mitra Kerja Program CERAH (Cerdas Kelola Air dan Lahan untuk Keberlanjutan) dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa pada Senin (9/2/2026) dalam rangka Monitoring, Evaluation, and Learning program. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta dari berbagai unsur, antara lain Bapperida, OPD teknis terkait, kelompok masyarakat, serta perwakilan penyandang disabilitas. Rapat bertujuan memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah dan mitra pembangunan dalam mendukung pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) serta adaptasi perubahan iklim secara berkelanjutan.

Kepala Bapperida Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heriwibowo, S.Si., M.Si., menegaskan bahwa Program CERAH memiliki peran strategis dalam mendukung program unggulan daerah, Sumbawa Hijau Lestari (SHL). “Program CERAH ini sangat relevan dengan kebijakan pembangunan daerah. Jangan sampai program hanya indah dalam istilah, tetapi harus benar-benar berdampak pada lingkungan dan ekonomi masyarakat,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa kolaborasi lintas OPD menjadi kunci dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan tingginya tingkat lahan kritis di Kabupaten Sumbawa.

Sementara itu, Koordinator Program CERAH YPII, Abdul Rohman, menyampaikan bahwa Program CERAH saat ini dilaksanakan di tiga wilayah DAS dengan intervensi di 22 desa. “Melalui pendampingan agroforestri, pertanian cerdas iklim, serta penyusunan rencana aksi perubahan iklim desa, kami berharap terjadi peningkatan kapasitas masyarakat sekaligus perbaikan kualitas lingkungan,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa masukan dari pemerintah daerah dan OPD dalam rapat koordinasi ini menjadi dasar penting untuk menyempurnakan pelaksanaan program pada tahun 2026 agar lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

  • Share on :

  • Berita Lainnya
  • Percepat Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem, Kabupaten Sumbawa Luncurkan Inovasi GEMA PANGAN DAN HERBAL

    Rapat Koordinasi Studi Strategi Penanggulangan Kemiskinan Melalui Pemanfaatan Pekarangan di Kabupaten Sumbawa yang dilaksanakan pada Selasa 9 Juni 2026 di Aula Bapperida Kab. Sumbawa.

    Sosialisasi Pembangunan SPAM Beringin Sila dan Marenteh Tahun 2026

    Sosialisasi proyek SPAM Berinsila dan Aite di Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmen pemerintah dalam memperluas layanan air minum melalui pendanaan APBN dengan cakupan teknis yang mencakup rehabilitasi pipa, perluasan jaringan distribusi, serta penambahan sambungan rumah. Bupati Sumbawa menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak untuk memastikan mutu, ketepatan waktu, dan keberlanjutan layanan, sementara Bapperida menegaskan perlunya pengawasan rutin agar manfaat proyek benar-benar dirasakan masyarakat.

    Pemanfaatan DTSEN untuk Penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana

    Workshop Pemanfaatan DTSEN Kabupaten Sumbawa pada 29–30 April 2026 menegaskan pentingnya data terpadu sebagai dasar perencanaan pembangunan berbasis bukti, dengan fokus pada pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Layanan Dasar.