301

Moved Permanently

The document has been permanently moved.

Sumbawa Hijau Lestari Dimulai, Inovasi Daerah Didorong Jadi Penggerak Pembangunan | Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah

BERITA

Sumbawa Hijau Lestari Dimulai, Inovasi Daerah Didorong Jadi Penggerak Pembangunan

Jumat, 12 Desember 2025   oktvn   171  

Sumbawa Besar – Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar rangkaian kegiatan strategis yang memadukan agenda penghijauan daerah dan penguatan ekosistem inovasi, Rabu (10/12/2025), di Aula Madilaoe ADT Kantor Bupati Sumbawa. Melalui rapat persiapan dan koordinasi lintas sektor ini, Pemkab Sumbawa resmi memulai Gerakan Penanaman Pohon sebagai bagian dari Program Sumbawa Hijau Lestari, sekaligus membuka Seminar Inovasi Daerah serta mengumumkan pemenang Lomba Inovasi Daerah (LIDA) 2025. Seluruh kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang berbasis inovasi.

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., dalam sambutannya menegaskan bahwa pelestarian lingkungan dan pengembangan inovasi merupakan dua motor utama kemajuan daerah. Ia menyebut bahwa program penghijauan bukan hanya kegiatan menanam pohon, tetapi investasi jangka panjang untuk ketahanan iklim dan kualitas hidup masyarakat. Bupati juga menekankan pentingnya digitalisasi pelayanan publik sebagai pilar inovasi pemerintahan, termasuk penggunaan aplikasi untuk monitoring program serta optimalisasi sistem surat-menyurat elektronik.

Menurut Bupati, gerakan penghijauan perlu berjalan seiring dengan tumbuhnya kreativitas masyarakat dan aparatur pemerintah. Ia mendorong setiap OPD melahirkan inovasi yang efisien, adaptif, dan berdampak langsung pada peningkatan pelayanan maupun potensi pendapatan daerah. Selain itu, ia membuka ruang seluas-luasnya bagi pelajar dan mahasiswa untuk menyumbang gagasan, karena ide-ide baru dari generasi muda kerap menawarkan sudut pandang segar dan solutif bagi pembangunan daerah.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Forkopimda, pimpinan OPD, mitra pemerintah daerah, para rektor perguruan tinggi, tokoh masyarakat, serta para inovator dan peserta LIDA 2025. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan komitmen kuat untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan komunitas inovator. Melalui sinergi tersebut, Pemkab Sumbawa berharap lahirnya inovasi teknologi, sosial, maupun ekonomi yang dapat mendukung efektivitas program penghijauan dan pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan Seminar Nasional Inovation Hub menjadi wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pelaku riset, dan masyarakat dalam mendorong lahirnya inovasi yang berdampak nyata bagi pembangunan daerah. Seminar yang di moderatori oleh Joni Firmansyah, S.IP., M.I.P. serta menghadirkan lima narasumber dari berbagai sektor (Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heriwibowo, S.Si., M.Si., Dr. H. Badrul Munir (Direktur Regional Institute 104), Dr. Arief Witarto (Perwakilan Universitas Pertahanan, Riki Aditya (Perwakilan Kemenkum NTB), Lalu Miftahul Ulum, S.T. (Perwakilan BRIDA NTB)) yang menyoroti pentingnya membangun ekosistem inovasi yang inklusif, mulai dari riset terapan, penyusunan kebijakan berbasis data, perlindungan kekayaan intelektual, hingga pemanfaatan teknologi untuk menggerakkan ekonomi lokal. Peserta yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, masyarakat umum, serta para pemenang Lomba Inovasi Daerah (LIDA) Sumbawa 2025 juga memperoleh wawasan mengenai peluang pengembangan inovasi yang dapat diterapkan untuk memperkuat sektor ekonomi, sosial, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Acara kemudian ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang LIDA 2025, mencakup kategori Pelajar, Mahasiswa, Masyarakat, dan OPD. Para juara menerima piagam dan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam memajukan inovasi daerah. Melalui seluruh rangkaian kegiatan ini, Pemkab Sumbawa menegaskan komitmennya untuk mewujudkan Sumbawa yang hijau, maju, dan berdaya saing, serta menjadikan kolaborasi dan inovasi sebagai fondasi utama pembangunan masa depan.

  • Share on :

  • Berita Lainnya
  • Percepat Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem, Kabupaten Sumbawa Luncurkan Inovasi GEMA PANGAN DAN HERBAL

    Rapat Koordinasi Studi Strategi Penanggulangan Kemiskinan Melalui Pemanfaatan Pekarangan di Kabupaten Sumbawa yang dilaksanakan pada Selasa 9 Juni 2026 di Aula Bapperida Kab. Sumbawa.

    Sosialisasi Pembangunan SPAM Beringin Sila dan Marenteh Tahun 2026

    Sosialisasi proyek SPAM Berinsila dan Aite di Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmen pemerintah dalam memperluas layanan air minum melalui pendanaan APBN dengan cakupan teknis yang mencakup rehabilitasi pipa, perluasan jaringan distribusi, serta penambahan sambungan rumah. Bupati Sumbawa menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak untuk memastikan mutu, ketepatan waktu, dan keberlanjutan layanan, sementara Bapperida menegaskan perlunya pengawasan rutin agar manfaat proyek benar-benar dirasakan masyarakat.

    Pemanfaatan DTSEN untuk Penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana

    Workshop Pemanfaatan DTSEN Kabupaten Sumbawa pada 29–30 April 2026 menegaskan pentingnya data terpadu sebagai dasar perencanaan pembangunan berbasis bukti, dengan fokus pada pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Layanan Dasar.