301

Moved Permanently

The document has been permanently moved.

Bendungan Beringin Sila Jadi Andalan Baru Pemerintah Dukung Ketahanan Pangan Nasional | Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah

BERITA

Bendungan Beringin Sila Jadi Andalan Baru Pemerintah Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Selasa, 21 Oktober 2025   oktvn   174  

Sumbawa Besar – Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Ir. Dody Hanggodo, M.P.E., menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mengoptimalkan fungsi Bendungan Beringin Sila di Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa. Bendungan yang menjadi proyek strategis nasional ini diproyeksikan sebagai penopang utama program swasembada pangan sekaligus pengelolaan sumber daya air di Pulau Sumbawa.

Mengutip dari berita Suarantb.com, Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Ir. Dody Hanggodo, M.P.E., melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumbawa pada Ahad (19/10/2025). Kunjungan tersebut diawali dengan peninjauan udara menggunakan helikopter untuk melihat progres sejumlah proyek strategis nasional, seperti Bendungan Batu Bulan, rencana pembangunan Bendungan Kerekeh, serta proyek Jalan Lingkar Selatan (Batu Lanteh) dalam program Inpres IJD. Menteri Dody menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan infrastruktur yang ada guna mendukung ketahanan pangan dan konektivitas wilayah.

Lebih lanjut, Menteri Dody menyampaikan bahwa pembangunan Jalan Lingkar Selatan akan dilakukan secara bertahap dengan dukungan pendanaan dari APBN. “Untuk tahap awal dilakukan pengerasan jalan, dan tahap berikutnya akan dilanjutkan dengan pengaspalan hotmix,” jelasnya. Ia juga berkomitmen mempercepat pembangunan Bendungan Kerekeh agar dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat. Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., yang turut mendampingi kunjungan tersebut, menyambut baik perhatian pemerintah pusat dan menyatakan bahwa proposal pembangunan Bendungan Kerekeh telah diserahkan dan akan menjadi prioritas pelaksanaan.

Selain fokus pada infrastruktur, rombongan Menteri Dody juga meninjau aspek sosial dan pendidikan dengan mengunjungi Sekolah Rakyat Dasar (SRD) 5 di Kebayan, Kelurahan Brang Biji, untuk mendengarkan aspirasi guru dan murid. Kunjungan kerja tersebut diakhiri dengan peninjauan ke Bendungan Beringin Sila bersama Gubernur NTB dan Bupati Sumbawa. Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah ini diharapkan mampu mempercepat pembangunan infrastruktur strategis, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Pulau Sumbawa.

Selanjutnya, melansir dari berita nuansantb.com, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia, Ir. Dody Hanggodo, M.P.E., menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mengoptimalkan fungsi Bendungan Beringin Sila di Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa. Upaya ini dilakukan guna mendukung program swasembada pangan nasional. Menteri Dody menjelaskan, luas areal irigasi fungsional saat ini mencapai 2.164 hektare, dan pemerintah menargetkan perluasan hingga 3.250 hektare. “Kita akan kerjakan tambahan 1.100 hektare paling lambat tahun 2026,” ujarnya, Minggu (19/10/2025).

Lebih lanjut, Menteri Dody mengungkapkan bahwa pengembangan Bendungan Beringin Sila telah ditetapkan melalui Instruksi Presiden (Inpres). Pemerintah pusat juga telah berkoordinasi dengan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., dan Gubernur NTB, H. Lalu Muhammad Iqbal, untuk menyiapkan lahan dan rencana lanjutan seperti pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) dan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). “Kami akan koordinasikan dengan Pak Bupati untuk pola sambungan ke rumah dan pemanfaatan air bendungan bagi masyarakat,” ungkapnya. Pemerintah ingin agar air yang melimpah dari bendungan tidak hanya digunakan untuk irigasi, tetapi juga untuk kebutuhan air bersih dan keperluan masyarakat lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Dody menegaskan pentingnya menjaga lingkungan sekitar bendungan, terutama dengan tidak menanam jagung di area hulu karena dapat menyebabkan sedimentasi dan menurunkan kapasitas tampung air. Ia juga memastikan pemerintah akan menuntaskan pembangunan saluran irigasi di seluruh bendungan besar di Sumbawa untuk mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan kedaulatan pangan. “Kami berharap masyarakat ikut menjaga aset yang sudah dibangun agar manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan,” pungkasnya.

  • Share on :

  • Berita Lainnya
  • Percepat Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem, Kabupaten Sumbawa Luncurkan Inovasi GEMA PANGAN DAN HERBAL

    Rapat Koordinasi Studi Strategi Penanggulangan Kemiskinan Melalui Pemanfaatan Pekarangan di Kabupaten Sumbawa yang dilaksanakan pada Selasa 9 Juni 2026 di Aula Bapperida Kab. Sumbawa.

    Sosialisasi Pembangunan SPAM Beringin Sila dan Marenteh Tahun 2026

    Sosialisasi proyek SPAM Berinsila dan Aite di Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmen pemerintah dalam memperluas layanan air minum melalui pendanaan APBN dengan cakupan teknis yang mencakup rehabilitasi pipa, perluasan jaringan distribusi, serta penambahan sambungan rumah. Bupati Sumbawa menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak untuk memastikan mutu, ketepatan waktu, dan keberlanjutan layanan, sementara Bapperida menegaskan perlunya pengawasan rutin agar manfaat proyek benar-benar dirasakan masyarakat.

    Pemanfaatan DTSEN untuk Penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana

    Workshop Pemanfaatan DTSEN Kabupaten Sumbawa pada 29–30 April 2026 menegaskan pentingnya data terpadu sebagai dasar perencanaan pembangunan berbasis bukti, dengan fokus pada pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Layanan Dasar.