301

Moved Permanently

The document has been permanently moved.

Monitoring dan Rakor Percepatan Implementasi Prioritas Pembangunan Daerah | Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah

BERITA

Monitoring dan Rakor Percepatan Implementasi Prioritas Pembangunan Daerah

Selasa, 26 Agustus 2025   oktvn   87  

Sumbawa Besar — Pemerintah Kabupaten Sumbawa melaksanakan kegiatan Monitoring dan Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Evaluasi 3W (What, Who, When) dalam rangka mendorong akselerasi implementasi prioritas pembangunan daerah. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 26 Agustus 2025, bertempat di ruang rapat Asisten Perekonomian dan Pembangunan.

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sumbawa, Dr. Ir. H. Syafruddin Jarot, M.P., didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetyo, S.Sos., M.Ap., serta Kepala Bappeda, Dr. Dedy Heriwibowo, S.Si., M.Si. Turut hadir para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berada di bawah koordinasi bidang infrastruktur dan kewilayahan, antara lain DPUPR, DPRKP, DLH, DKISS, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Damkar, dan BPBD.

Dalam arahannya, Bupati Jarot menekankan pentingnya percepatan pembangunan, khususnya di sektor infrastruktur, sebagai fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya memperkuat daya saing dan menarik investasi, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat dan pembangunan manusia secara menyeluruh.

Kepala Bappeda, Dr. Dedy Heriwibowo, menyampaikan bahwa agar prioritas pembangunan daerah dapat berjalan optimal, terdapat beberapa hal yang perlu menjadi perhatian bersama, yaitu:

  1. Memahami secara menyeluruh struktur pembelanjaan makro dan progres realisasi program.
  2. Melengkapi data pada tabel 3W (What, Who, When) sebagai instrumen evaluasi.
  3. Melaksanakan monitoring dan evaluasi secara berkala melalui pertemuan daring (Zoom Meeting) yang direncanakan berlangsung setiap minggu.

Ia juga menjelaskan bahwa prioritas pembangunan daerah merupakan agenda tahunan yang menjadi benang merah antara rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) dan sasaran lima tahunan dalam RPJMD. Prioritas ini disusun berdasarkan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah, baik urusan wajib maupun pilihan, dengan dilengkapi tolok ukur kinerja, kebutuhan pembiayaan, dan skala prioritas program.

Setelah masing-masing pimpinan OPD menyampaikan progres realisasi dan tantangan di lapangan, disepakati bahwa seluruh stakeholder akan segera melengkapi tabel 3W dan menyerahkannya paling lambat pada Selasa, 2 September 2025. Data tersebut akan menjadi bahan laporan tindak lanjut kepada Bupati Sumbawa.

  • Share on :

  • Berita Lainnya
  • Percepat Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem, Kabupaten Sumbawa Luncurkan Inovasi GEMA PANGAN DAN HERBAL

    Rapat Koordinasi Studi Strategi Penanggulangan Kemiskinan Melalui Pemanfaatan Pekarangan di Kabupaten Sumbawa yang dilaksanakan pada Selasa 9 Juni 2026 di Aula Bapperida Kab. Sumbawa.

    Sosialisasi Pembangunan SPAM Beringin Sila dan Marenteh Tahun 2026

    Sosialisasi proyek SPAM Berinsila dan Aite di Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmen pemerintah dalam memperluas layanan air minum melalui pendanaan APBN dengan cakupan teknis yang mencakup rehabilitasi pipa, perluasan jaringan distribusi, serta penambahan sambungan rumah. Bupati Sumbawa menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak untuk memastikan mutu, ketepatan waktu, dan keberlanjutan layanan, sementara Bapperida menegaskan perlunya pengawasan rutin agar manfaat proyek benar-benar dirasakan masyarakat.

    Pemanfaatan DTSEN untuk Penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana

    Workshop Pemanfaatan DTSEN Kabupaten Sumbawa pada 29–30 April 2026 menegaskan pentingnya data terpadu sebagai dasar perencanaan pembangunan berbasis bukti, dengan fokus pada pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Layanan Dasar.