BERITA

Monitoring dan Rakor Percepatan Implementasi Prioritas Pembangunan Daerah

Selasa, 26 Agustus 2025   oktvn   97  

Sumbawa Besar — Pemerintah Kabupaten Sumbawa melaksanakan kegiatan Monitoring dan Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Evaluasi 3W (What, Who, When) dalam rangka mendorong akselerasi implementasi prioritas pembangunan daerah. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 26 Agustus 2025, bertempat di ruang rapat Asisten Perekonomian dan Pembangunan.

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sumbawa, Dr. Ir. H. Syafruddin Jarot, M.P., didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetyo, S.Sos., M.Ap., serta Kepala Bappeda, Dr. Dedy Heriwibowo, S.Si., M.Si. Turut hadir para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berada di bawah koordinasi bidang infrastruktur dan kewilayahan, antara lain DPUPR, DPRKP, DLH, DKISS, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Damkar, dan BPBD.

Dalam arahannya, Bupati Jarot menekankan pentingnya percepatan pembangunan, khususnya di sektor infrastruktur, sebagai fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya memperkuat daya saing dan menarik investasi, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat dan pembangunan manusia secara menyeluruh.

Kepala Bappeda, Dr. Dedy Heriwibowo, menyampaikan bahwa agar prioritas pembangunan daerah dapat berjalan optimal, terdapat beberapa hal yang perlu menjadi perhatian bersama, yaitu:

  1. Memahami secara menyeluruh struktur pembelanjaan makro dan progres realisasi program.
  2. Melengkapi data pada tabel 3W (What, Who, When) sebagai instrumen evaluasi.
  3. Melaksanakan monitoring dan evaluasi secara berkala melalui pertemuan daring (Zoom Meeting) yang direncanakan berlangsung setiap minggu.

Ia juga menjelaskan bahwa prioritas pembangunan daerah merupakan agenda tahunan yang menjadi benang merah antara rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) dan sasaran lima tahunan dalam RPJMD. Prioritas ini disusun berdasarkan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah, baik urusan wajib maupun pilihan, dengan dilengkapi tolok ukur kinerja, kebutuhan pembiayaan, dan skala prioritas program.

Setelah masing-masing pimpinan OPD menyampaikan progres realisasi dan tantangan di lapangan, disepakati bahwa seluruh stakeholder akan segera melengkapi tabel 3W dan menyerahkannya paling lambat pada Selasa, 2 September 2025. Data tersebut akan menjadi bahan laporan tindak lanjut kepada Bupati Sumbawa.

  • Share on :

  • Berita Lainnya
  • Workshop Demplot Agroforestri: Elaborasi Inovasi dan Pembangunan Terpadu untuk Keberlanjutan Sumbawa

    Workshop Demplot Agroforestri Program CERAH di Sumbawa resmi dibuka dengan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat. Hari pertama diisi dengan diskusi inspiratif tentang konsep IAD Sumbawa, praktik agroforestri untuk menjaga DAS, serta pentingnya melibatkan perempuan dan generasi muda dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan ekonomi daerah.

    Progress Per Juni 2026 : Bersama Membangun Sumbawa Unggul, Maju dan Sejahtera

    Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. dan Drs. H. Mohamad Ansori terus menunjukkan komitmen dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Hingga Juni 2026, berbagai program unggulan telah berjalan dan memberikan manfaat nyata, mulai dari pembangunan infrastruktur irigasi dan jalan, peningkatan pendapatan daerah, penciptaan tenaga kerja unggul, penguatan UMKM dan investasi, perlindungan sosial pekerja rentan, pemberian insentif bagi tokoh agama, hingga dukungan pendidikan melalui Kartu Sumbawa Pintar (KSP). Berbagai capaian tersebut merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan visi besar β€œSumbawa Unggul, Maju dan Sejahtera”, melalui pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.