Pada hari Selasa, 9 September 2025, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumbawa melaksanakan kegiatan pendampingan penerapan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) dan Tanda Tangan Elektronik (TTE). Kegiatan ini turut didampingi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan Daerah sebagai bentuk sinergi dalam mendorong transformasi digital di lingkungan pemerintahan. Aplikasi SRIKANDI dan TTE diharapkan mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efisien, efektif, dan transparan, sekaligus mendukung program kerja tanpa kertas (paperless).
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan pelatihan langsung mengenai berbagai fitur utama dalam aplikasi, seperti pengelolaan surat masuk dan keluar, disposisi, penandatanganan naskah dinas, pengklasifikasian arsip, hingga pengarsipan elektronik. Pendampingan ini tidak hanya memberikan pemahaman teknis, tetapi juga memperkuat komitmen perangkat daerah dalam mengimplementasikan sistem digital secara menyeluruh. Antusiasme peserta mencerminkan kesiapan birokrasi lokal untuk beradaptasi dengan teknologi informasi dalam pelayanan publik.
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi percepatan penerapan aplikasi SRIKANDI dan TTE di lingkup pemerintahan Kabupaten Sumbawa. Dengan dukungan lintas instansi, diharapkan sistem ini dapat segera diintegrasikan secara optimal dalam proses administrasi pemerintahan. Langkah ini sekaligus menandai komitmen daerah dalam mendukung kebijakan nasional terkait digitalisasi arsip dan dokumen pemerintahan.
Rapat Koordinasi Studi Strategi Penanggulangan Kemiskinan Melalui Pemanfaatan Pekarangan di Kabupaten Sumbawa yang dilaksanakan pada Selasa 9 Juni 2026 di Aula Bapperida Kab. Sumbawa.
Sosialisasi proyek SPAM Berinsila dan Aite di Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmen pemerintah dalam memperluas layanan air minum melalui pendanaan APBN dengan cakupan teknis yang mencakup rehabilitasi pipa, perluasan jaringan distribusi, serta penambahan sambungan rumah. Bupati Sumbawa menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak untuk memastikan mutu, ketepatan waktu, dan keberlanjutan layanan, sementara Bapperida menegaskan perlunya pengawasan rutin agar manfaat proyek benar-benar dirasakan masyarakat.
Workshop Pemanfaatan DTSEN Kabupaten Sumbawa pada 29–30 April 2026 menegaskan pentingnya data terpadu sebagai dasar perencanaan pembangunan berbasis bukti, dengan fokus pada pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Layanan Dasar.