301

Moved Permanently

The document has been permanently moved.

Sidang I Komisi Irigasi (KOMIR) Kabupaten Sumbawa dengan Agenda “Penetapan SK Bupati Sumbawa tentang Rencana Tata Tanam Detail & Rencana Tata Tanam Global untuk Musim Tanam 2022-2023” | Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah

BERITA

Sidang I Komisi Irigasi (KOMIR) Kabupaten Sumbawa dengan Agenda “Penetapan SK Bupati Sumbawa tentang Rencana Tata Tanam Detail & Rencana Tata Tanam Global untuk Musim Tanam 2022-2023”

Selasa, 06 Desember 2022   eve   627  
Bertempat di Aula BAPPEDA Kabupaten Sumbawa pada hari Selasa 6 Desember 2022, Komisi Irigasi menyelenggarakan Sidang dengan agenda “Penetapan SK Bupati Sumbawa tentang Rencana Tata Tanam Detail (RTTD) & Rencana Tata Tanam Global (RTTG) untuk Musim Tanam 2022-2023”. Dipimpin oleh E.S. Adi Nusantara H., S.Sos, MT. selaku Ketua Komisi Irigasi memberikan sambutan bahwa dalam penyusunan Rencana Tata Tanam Global (RTTG) dan Rencana Tata Tanam Detail (RTTD) ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, diantaranya faktor iklim, topografi, debit air yang tersedia dan jenis tanah. Sehingga rencana penggunaan lahan di dalam Daerah Irigasi (DI) sesuai dengan kemampuan debit air irigasi yang ada untuk usaha pertanian pada musim hujan maupun kemarau,, termasuk pengaturan tentang jadwal tata tanam, jumlah luas lahan pertanian, penentuan pembagian air dan penentuan tutup tanam atau panen serta rencana pengeringan saluran.
 
Wahyu Indarajaya, ST., selaku Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan BAPPEDA,  menyampaikan bahwa dalam melaksanakan pola tanam harus disesuaikan dengan tata urutan atau susunan penanaman yang telah disusun dan disepakati, termasuk pengolahan tanah dan bero pada sebidang lahan sawah tertentu selama satu tahun. Komisi Irigasi Kabupaten mengkoordinasikan usulan-usulan Gabungan Para Petani Pemakai Air (GP3A) dalam Rapat Koordinasi Penentuan Rencana Tata Tanam Tahunan dengan mempertimbangkan ketersediaan air irigasi, rencana pemeliharaan jaringan irigasi, ada nya hama atau penyakit tanaman yang sedang terjadi.
 
 
Turut hadir Dian Sidharta, ST., MT., selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum & Penataan Ruang Kabupaten Sumbawa memberikan informasi bahwa Panitia Penyusunan Pola Tanam pada Bidang Sumber Daya Air telah merampungkan penyusunan Rencana Tata Tanam Detail (RTTD) & Rencana Tata Tanam Global (RTTG) yang akan disampaikan oleh Kepala UPT Pengairan dan Pengamat Jalan Wilayah Lape mewakili Kepala Bidang Sumber Daya Air. Adapun pada tahun 2022 ini terdapat kegiatan remedial/pengerukan sedimentasi pada beberapa Bendungan/Bendung di Kabupaten Sumbawa yang merupakan bantuan dari Kementerian PUPR menggunakan dana loan World bank, dimana kegiatan ini akan mempengaruhi waktu tanam yang semula dijadwalkan pada bulan desember 2022 menjadi bulan januari 2023.
 
Ir. N. Imam Soepardjan sebagai Konsultan Supervisi Kegiatan Remedial menyampaikan bahwa untuk Kabupaten Sumbawa terdapat 3 (tiga) paket pekerjaan dimana untuk kegiatan pelaksanaan dan supervisi menggunakan loan world bank dengan metode pengerjaan multi years hingga tahun 2023. Adapun 16 (enam belas) lokasi bendungan/bendung yang akan mengalami kegiatan remedial dijabarkan pada tabel berikut :
 
Ir. Ni Wayan Rusmawati, M.Si, selaku Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa menyampaikan pada saat ini di Kabupaten Sumbawa sedang mengembangkan varietas bawang merah unggulan, dimana nantinya akan dibudidayakan oleh petani-petani lokal setempat dan dapat ditanam pada lahan tegalan dengan fasilitas sumur dangkal dan jaringan perpipaan, sehingga tidak perlu menggunakan lahan persawahan yang telah ada. Diharapkan dengan adanya kegiatan remedial bendungan/bendung tersebut, Daerah Irigasi yang semula hanya memiliki 2 (dua) kali tanam menjadi 3 (tiga) kali tanam yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan petani-petani di Kabupaten Sumbawa
 

  • Share on :

  • Berita Lainnya
  • Percepat Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem, Kabupaten Sumbawa Luncurkan Inovasi GEMA PANGAN DAN HERBAL

    Rapat Koordinasi Studi Strategi Penanggulangan Kemiskinan Melalui Pemanfaatan Pekarangan di Kabupaten Sumbawa yang dilaksanakan pada Selasa 9 Juni 2026 di Aula Bapperida Kab. Sumbawa.

    Sosialisasi Pembangunan SPAM Beringin Sila dan Marenteh Tahun 2026

    Sosialisasi proyek SPAM Berinsila dan Aite di Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmen pemerintah dalam memperluas layanan air minum melalui pendanaan APBN dengan cakupan teknis yang mencakup rehabilitasi pipa, perluasan jaringan distribusi, serta penambahan sambungan rumah. Bupati Sumbawa menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak untuk memastikan mutu, ketepatan waktu, dan keberlanjutan layanan, sementara Bapperida menegaskan perlunya pengawasan rutin agar manfaat proyek benar-benar dirasakan masyarakat.

    Pemanfaatan DTSEN untuk Penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana

    Workshop Pemanfaatan DTSEN Kabupaten Sumbawa pada 29–30 April 2026 menegaskan pentingnya data terpadu sebagai dasar perencanaan pembangunan berbasis bukti, dengan fokus pada pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Layanan Dasar.